Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lafal “Allah” di atas Gelombang Tsunami

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Januari 2005 11:57 11:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Januari 2005 11:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tuhan telah menandatangani Nama nya dalam musibah Tsunami. Itulah tanda-tanda yang diberikan Tuhan untuk memperingatkan hukumnya yang banyak diabaikan manusia, begitu petik seorang ulama Sri Lanka, Mohamed Faizeen yang juga Manager of the Center for Islamic Studies di Colombo. Faizeen memberikan pernyataan itu setelah sebuah dokumen foto satelit yang menunjukkan gelombang Tsunami saat menerjang kawan itu, 26 Desember 2004 lalu.

Foto satleit itu, memperlihatkan riak-riak gelombang dasyat Tsnami yang mirip tulisan kaligrafi “Allah”.

Tulisan mirip lafal “Allah” di riak-riak gelombang yang telah ditangkap foto satelit itu menurut Mohamed Faizeen diambil saat gelombang Tsunami menabrak Sri Lanka barat dan mendekati kota Kalutara. “Ini dengan sangat jelas menerangkan asma ‘Allah’ dalam tulisan Arab,” ujar Faizeen.

Faizeen menambahkan, guratan riak-riak gelombang yang melingkar itu, dari kejauhan –seperti ditangkap satelit itu– mirip tulisan lafal “Allah”. Foto tersebut didapatkan setelah perusahaan jasa satelit, DigitalGlobe Quickbird menunjukkan beberapa hasil foto pantauan udara yang diambil tanggal 26 Desember 2004, saat musibah berlangsung. Untuk lebih jelasnya, foto bisa dilihat di Website http://Globalsecurity.Org/Eye/Andaman-Sri-Lanka.Htm.

“Allah telah menandatangani Nama nya,” ujar Faizeen. “Ia telah mengirimnya sebagai bukti atas hukuman. Ini datang dari pengabaian Hukum nya.” Faizeen menyamakan pesan Tsunami ini seperti hukuman Nabi Nuh atas kaumnya yang tidak taat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, keyakinan seperti itu tak hanya pada Faizeen. Beberapa kalangan Kristen setempat mengakuinya. Seorang wisatawan asing di desa Ulvae, Sri Lanka Timur mengaku, beberapa hari sebelum gelombang datang, dirinya bermimpi selama tiga hari berturut-turut di kota itu telah terjadi banjir dengan ombak sangat besar datang.

“Ia memperingatkan orang desa tetapi mereka menertawakannya. Ia meninggalkan Ulvae pada pagi Minggu itu , 15 menit sebelum Tsunami menyerang,” ujar Faizeen.

Faizeen juga menceritakan, dirinya telah mengunjungi sebuah desa yang sebagaian penduduknya orang Islam di Ulvae, dekat kota utama Batticaloa, dan menemukan, bahwa ada sebuah madrasah (sekolah Islam) yang tak disentuh air sama sekali. Padahal, di dekat sekolah itu, sekitar 400 rumah penduduk telah diratakan dengan. Kebanyakan penduduknya telah hilang dan meninggal.

Garis pantai dari beberapa negara Asia yang dipukul ombak –termasuk Indonesia– telah menjadi tempat bermain untuk orang asing –khususnya Barat—juga orang Islam untuk menyalurkan sifat buruknya, ujar Faizeen. Diantaranya, pantai-pantai itu digunakan sebagai tempat mesum, pelacuran dan mabuk-mabukan.

“Allah akan mengirimkan hukuman kecil pertamanya –seperti hilangnya bisnis. Tapi jika kita mengabaikan peringatan itu, Ia akan mengirimkan beberapa lagi yang lebih besar— misalnya, hilangnya kehidupan. Jika kita masih mengabaikan peringatan itu, hukuman besar akan datang, seperti gempabumi dan Tsunami.”

Faizeen mengatakan, area Sri Lanka dan juga Indonesia –yang sebagian besar yang didiami oleh warga muslim– telah mendapatkan pukulan paling keras Tsunami.

Muhammed Fawmey, Pemimpin the International Islamic Youth Front mengatakan, ia sangat meyakini, Tsunami itu benar-benar pesan yang dikirim Allah. “Ia dengan sangat jelas menandatangani Nama-nya di dalam ombak itu,” ujar Fawmey menanggapi hasil foto satelit tulisan asma “Allah” dalam riak gelombang Tsunami yang ditangkap DigitalGlobe Quickbird.

Kebanyakan orang Islam di seluruh dunia yakin, gelombang Tsunami yang terjadi 26 Desember lalu adalah sebuah peringatan Allah atas berbagai keteledoran manusia pada Nya. Tetapi, para ilmuwan, bagaimanapun masih tetap mengandalkan akalnya. Alasan yang sering dikemukakan, biasanya, Tsunami terjadi karena ada gempabumi dibawah permukaan laut di Sumatra Utara, di atas 9.0 skala Richter.

Di Aceh, ada puluhan masjid yang tak hancur dan tidak ikut terseret Tsunami. Sebagian masjid, bahkan tak ada satupun rusak dinding atau lantainya, meskipun gedung-gedung kokoh di sebelahnya rata dengan tanah. Namun, hingga kini belum ada satupun ilmuwan bidang kontruksi yang bisa menjelaskan mengapa masjid-masjid ini bisa tetap kokoh. (chinapost.com.tw/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kuburan Massal Pasukan AS di Iraq
Tulisan selanjutnya Pemerintah Tetapkan Idul Adha Hari Jumat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?