Hidayatullah.com–Kepolisian Israel menganjurkan untuk membawa tuntutan pidana terhadap istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas dugaan penyalahgunaan dana negara dan pengeluaran rumah tangga meningkat, sebagaimana dikutip aljazeera dari salah satu media Israel.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada hari Ahad (30/05/2016) bahwa kepolisian telah membuat kesimpulan penyelidikan dan telah mengajukan temuan mereka kepada beberapa jaksa, yang akan memutuskan tindakan apa yang harus diambil.
Pernyataan tersebut menawarkan sedikit rincian, namun dalam laporan yang tidak disertai rujukan di semua media utama Israel mengatakan polisi telah merekomendasikan bahwa akan ada tuntutan terhadap istri orang nomor wahid di Israel tersebut.
Beberapa kecurigaan tersebut berhubungan dengan adanya dugaan penyalahgunaan yang dilakukan Sara Netanyahu antara lain terhadap dana negara untuk membayar pengasuh ayahnya yang sakit sebelum kematiannya; mempekerjakan seorang tukang listrik yang tidak memenuhi persyaratan pemerintah; dan untuk makanan mewah.
Netanyahu membantah tuduhan tersebut dalam sebuah postingan di Facebook.
“Dalam pernyataan kepolisian, tidak ada rekomendasi untuk membawa Nyonya Netanyahu ke pengadilan. Berbeda dengan beberapa laporan (yang ada), Nyonya Netanyahu tidak melakukan tindakan kriminal apapun.”
Investigasi itu diminta oleh temuan auditor pemerintah dan juga informasi yang diberikan oleh mantan ketua pelayan di rumah dinas. Pada bulan Februari, ia memenangkan ganti rugi atas penderitaan emosional setelah pengadilan perburuhan menemukan bahwa Nyonya Netanyahu telah berulang kali memarahinya dan juga staf pelayan rumah tangga lainnya.
Dalam sebuah laporan terpisah oleh auditor negara pada Selasa (24/05/2016), Netanyahu dikritik atas tiket pesawat gratis perjalanan luar negeri untuk dia dan keluarganya saat ia menjabat sebagai menteri keuangan lebih dari satu dekade lalu.
Tidak ada tuntutan pidana dalam penyelidikan tersebut. Pengacara Netanyahu mengatakan dia tidak melanggar hukum apapun dalam melakukan perjalanan dan biayanya karena ditanggung oleh organisasi yang mengundangnya untuk berbicara di acara penggalangan dana untuk Israel, atau oleh individu pribadi yang terkait dengan kelompok-kelompok tersebut.
Gaya Hidup Mewah
Keluarga Netanyahu sudah mengalami pemeriksaan panjang terkait pengeluaran pribadi mereka dan sejumlah tuduhan bahwa gaya hidup mereka tak tersentuh oleh orang Israel biasa.
Wanita nomor satu Israel saat ini sedang diserang karena selerenya terhadap kehidupan mewah dan juga tingkah lakunya yang kasar terhadap sejumlah staf pekerja.
Keluarga Netanyahu mengatakan mereka adalah korban dari perburuan media dan membantah melakukan kesalahan.
Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa musuh politiknya dengan sinis menyasar istrinya sebagai salah satu cara untuk balas dendam terhadapnya.*/Karina Chaffinch