Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemberontak Al Hautsi Tembakkan Rudal Scud ke Arab Saudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juni 2015 11:24 11:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2015 11:24
Bagikan
Seorang pria melewati gedung hancur akibat rudal Scud Saudi menghantam Sanaa, Yaman
Bagikan

Hidayatullah.com--Kelompok pemberontah Syiah Al Hautsi (Al-Houthi) Yaman dan sekutunya menembakkan rudal Scud di Arab Saudi hari Sabtu (6/6), dalam eskalasi utama dua bulan perang.

Militer Arab Saudi menyebutkan penggunaan rudal balistik pertama ini ditembakkan pada hari Sabtu (06/06) pagi ke arah kota Khamees Mushait di barat daya Arab Saudi namun dikabarkan dapat dicegat dua rudal Patriot, demikian dikutip Reuters.

Serangan ini terjadi meskipun pemerintah Yaman dan kelompok Hautsi sepakat mengadakan perundingan damai yang diadakan oleh PBB di Jenewa bulan ini sejak operasi “Aashifatul Hazm” (Badai Penghancur) pimpinan koalisi Arab Saudi.

Daerah ini adalah rumah bagi pangkalan udara terbesar di selatan Arab Saudi, eksportir minyak utama dunia, tetapi tidak ada fasilitas minyak di sekitarnya.

Al Masira, saluran kelompok resmi Al Hautsi mengkonfirmasi serangan menargetkan pangkalan udara Raja Khaled. PBB mengatakan perundingan damai pada 14 Juni, akan membicarakan untuk memperbarui jeda perang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini juga bisa membantu menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk dialog damai,” kata juru bicara PBB dikutip Reuters.

Tujuan utama perundingan ini adalah untuk menetralisir ancaman roket di Yaman membahayakan Arab Saudi dan negara-negara tetangganya. Juru bicara aliansi, Arab Saudi Brigadir Jenderal Ahmed Asseri, mengatakan pada April mereka telah menyingkirkan ancaman senjata berat, 80 persen dari 300 atau lebih rudal telah dihancurkan.

Asseri mengatakan Al Hautsi dan sekutu mereka mengambil keuntungan dari gencatan senjata kemanusiaan selama lima hari yang berakhir pada 17 Mei untuk memposisikan milisinya.

“Milisi ini berhasil selama gencatan senjata lima hari dalam menggerakkan roket yang ditargetkan, dan yang diledakkan hari ini adalah salah satu itu,” kata Asseri.

“Alhamdulillah, kita memiliki pasukan pertahanan udara yang mampu memblokir jenis-jenis roket, menghancurkan mereka dan menggagalkan upaya seperti ini,” tambahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-Houthiarab saudiPemberontak Al HautsiPemberontakan SyiahRudal ScudsyiahSyiah Al Hautsiyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Atas Nama Indonesia, untuk Anak-anak yang Ayah-Ibunya Dibunuh Rezim Suriah
Tulisan selanjutnya Pengadilan Deportasi Tokoh Yahudi Radikal Yehuda Glick dari Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?