Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pengadilan Deportasi Tokoh Yahudi Radikal Yehuda Glick dari Al-Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juni 2015 11:27 11:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2015 11:27
Bagikan
Radi Yahudah Glick, pemimpin Yahudi ekstrim yang kerap menyatroni Masjid Al Aqsha
Bagikan

Hidayatullah.com–Koran Israel Ha’aretz menyebutkan, pengadilan pusat Al-Quds, hari Sabtu (06/06/2015) telah membatalkan vonis hukuman terhadap Yahuda Glickk, tokoh Yahudi radikal dan mendeportasinya dari Masjid Al-Aqsha, hingga waktu tak ditentukan.

Dikutip PIC, Hakim Krumi Mosec menilai adanya situasi bergejolak di Masjid Al-Aqsa dan membaayakan menyusul dakwaan tuduhan terhadap Glick.

Hakim mengatakan, ia khawatir peristiwa kekerasan akan terjadi lagi di Masjid Al-Aqsa sebelum proses hukumnya berakhir. Sementara Glick belum mengumumkan menyatakan, apakah dia akan menantang keputusan tersebut atau menerimanya.

Sebagaimana diketahui, Rabi Yehuda Glick, adalah ekstrimis Yahudi yang namanya terkait erat dengan ingatan bangsa Palestina terhadap tentang aksi penodaan Masjid Al-Aqsha.

Glick adalah tokoh yang intens menghina dan melecehkan perasaan umat Islam dengan menodai tempat suci Islam di Al-Quds.Sebelumnya, ia telah menyerang seorang wanita dalam salah satu kunjungan ke Al-Aqsha.[baca: Mengenal Rabi Yehuda Glick, Provokator Kekerasan di Al-Aqsha]

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Rabi Yehuda Glik adalah seorang advokat kelahiran Amerika Serikat (AS) yang getol memperjuangkan memberikan akses bagi warga Yahudi agar dapat mengunjungi kuil Yahudi yang letaknya di Masjidil Aqsha.

Aktivitasnya sudah tidak terhitung, di mana ia berkali-kali sebagai pemimpin tur kalangan Yahudi ekstrim dan aksi brutal menyatroni Masjidil Aqsha.

Akibat ulahnya, Rabu (29/10/2014) tahun lalu, Glick mendapat giliran usaha pembunuhan atas dirinya oleh seorang pejuang Palestina, Muataz Hijazi, melalui kendaraan bermotor dari kota Al-Quds. Hijazi menyerang Glick saat mengikuti konferensi lembaga Amanah Bukit Kuil (Yahudi menyebutnya Bukit Moriah). Akibat serangan membuatnya terkapar dan luka parah.

Sebulan lalu, pengadilan rekonsiliasi menerima pengajuan banding atas hukuman terhadap Glickk, terkait deportasinya dari Al-Aqsha. Mereka menginginkan Glick dapat berkunjung ke Al-Aqsha satu bulan sekali.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al AqshaAl QudsdeportasiisraelpalestinapengadilanYahudi RadikalYehuda Glick
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemberontak Al Hautsi Tembakkan Rudal Scud ke Arab Saudi
Tulisan selanjutnya Saudi Berhasil Halau Rudal Scud Kiriman Pemberontak Al Hautsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?