Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korban Meninggal Gelombang Panas di Pakistan Hampir 800 Orang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juni 2015 19:49 7:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juni 2015 19:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jumlah korban meninggal akibat hawa panas yang menyengat di selatan Pakistan bertambah mendekati angka 800, dengan perkiraan korban masih akan berjatuhan dalam beberapa hari ke depan.

Sedikitnya 775 orang telah meninggal dunia akibat sengatan panas, dehidrasi, atau penyakit lain yang berkaitan dengan suhu udara tinggi di Karachi, sejak Sabtu lalu, menurut data pemerintah.

“Kamar-kamar mayat kelebihan kapasitas, mereka menumpuk mayat satu di atas lainnya,” kata Dr. Seemin Jamali, seorang pejabat senior di Jinnah Postgraduate Medical Centre (JPMC) yang merupakan rumah sakit terbesar milik pemerintah di Karachi.

“Kami melakukan semuanya semanusiawi mungkin,” kata dokter wanita itu, seraya menambahkan bahwa JPMC kedatangan lebih dari 5.000 pasien yang mengeluh sakit karena hawa panas. Dari ribuan orang itu, 384 di antaranya meninggal dunia.

“Sampai [Selasa] malam, sulit dipercaya. Kami terus kedatangan pasien di unit gawat darurat setiap menit,” kata Jamali seperti dikutip Aljazeera.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di antara korban meninggal, kebanyakan adalah orang tua atau miskin, kata pejabat setempat.

Pemerintah Provinsi Sindh mengumumkan hari Rabu (24/6/2015) sebagai hari libur umum untuk sekolah-sekolah dan lembaga pemerintah dikarenakan suhu udara sangat tinggi.

“Kami meluncurkan program kewaspadaan melalui saluran-saluran radio dan di rumah-rumah sakit, memperingatkan agar orang-orang tidak membiarkan dirinya terpapar sinar matahari secara langsung dan harus minum banyak air,” kata Jam Mehtab Dahar, menteri kesehatan Provinsi Sindh kepada Aljazeera.

Temperatur udara mencapai 43 derajat Celcius sejak hari Sabtu, sementara kelembaban udara tinggi, padahal biasanya daerah tersebut menikmati udara dingin pesisir pantai.

Suhu udara tertinggi di Karachi hari Selasa tercatat 41 derajat Celcius. Sementara kota-kota lain seperti Sukkur, Jacobabad dan Larkana mencapai masing-masing 45, 44 dan 43 derajat Celcius.

Kondisi tersebut diperparah dengan kerap matinya aliran listrik dan tersendat-sendatnya pasokan air bersih.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pabrik Kiswah Mendapatkan Mesin Baru Berteknologi Tinggi
Tulisan selanjutnya Insiden di Ussu, Buntung tapi Untung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?