Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

IHH Kritik Keras Pertemuan Rahasia Pejabat Turki dengan Israel di Roma

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juli 2015 14:52 2:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Juli 2015 14:10
Bagikan
Kapal Mavi Marmara memasang gambar 9 orang korban keganasan Zionis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Lembaga amal kemanusiaan terbesar Turki yang juga penyelenggara Gaza Freedom Flotilla, IHH, mengkritik keras partai berkuasa saat ini AKP terkait laporan yang menyebut bahwa seorang pejabat tinggi Turki melakukan pertemuan rahasia dengan pejabat Israel di Roma guna membahas normalisasi hubungan kedua negara.

Dilansir Today’s Zaman, dalam pernyataannya hari Ahad (28/6/2015) IHH mengatakan, “Jika kita lihat dari waktu ke waktu, Israel bersikuat berusaha untuk memperbaiki masalah keterasingan dan citranya yang tercemar, melindungi tentaranya dari pengadilan, memperbaiki hubungannya dengan Turki dan sekali lagi menjadi sekutu.”

Pernyataan IHH itu dikeluarkan menyusul laporan yang menyebut bahwa pejabat Turki Feridun Sinirlioglu –yang mengurus hubungan diplomatik antara Turki dan Israel– melakukan pertemuan rahasia di Roma belum lama ini dengan pejabat Israel Dore Gold. Baca Turki: Normalisasi hubungan dimungkinkan jika Israel mengambil langkah yang diperlukan.

Dalam pernyataannya IHH meminta agar Sinirlioglu dicopot dari jabatannya, dan mendesak agar pemerintah Turki tidak lagi menerima tuntutan-tuntutan yang diminta Israel dalam negosiasi-negosiasi.

Lebih lanjut IHH mengatakan bahwa satu-satunya cara agar hubungan Turki bisa normal kembali dengan Israel adalah jika Zionis melepaskan cengkramannya atas tanah-tanah Palestina dan membayar kompensasi atas kejahatan-kejahatan yang telah dilakukan tentara Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hubungan diplomatik Turki-Israel memburuk menyusul insiden berdarah Mavi Marmara Mei 2010, di mana tentara Zionis membunuh 8 warga Turki dan seorang warga Amerika Serikat keturunan Turki, serta melukai banyak aktivis lainnya yang ikut dalam rombongan Freedom Flotilla I ketika berada di perairan internasional menuju Jalur Gaza.

Kapal Mavi Marmara yang memimpin rombongan kapal pembawa bantuan kemanusiaan itu dimiliki oleh IHH.

Zionis Israel baru bersedia meminta maaf secara resmi dengan terpaksa pada tahun 2013, dengan menyebut bahwa dalam operasi militer yang dilakukannya terjadi kesalahan sehingga ada korban nyawa. Negosiasi kompensasi yang harus dibayar Israel hingga saat ini masih terus dilakukan, tetapi belum ada kata sepakat dengan Turki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama dan Umara’ Harus Tegas Menyikapi Perilaku LGBT
Tulisan selanjutnya Mesir Tangkap Orang yang Menyebut Militan Pro-Mursy Sebagai Pembunuh Jaksa Hisham Barakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?