Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO: Suplai Medis di Afghanistan Tinggal Untuk Seminggu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2021 07:10 7:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Agustus 2021 23:51
Bagikan
situasi pasar kabul afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan suplai medis yang dimilikinya untuk Afghanistan hanya cukup untuk satu pekan setelah pengiriman peralatan medis dari luar negeri terkendala dengan adanya pembatasan di bandara Kabul, kata seorang pejabat senior regional WHO hari Selasa (24/8/2021).

Lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa itu juga khawatir situasi kacau di Afghanistan saat ini akan mendorong jumlah kasus infeksi Covid-19, dengan tes melorot 77% pada pekan lalu dan vaksinasi juga turun, kata pejabat dari kantor WHO Mediterania Timur.

Para pejabat WHO, lewat penjelasan pers daring, mengatakan bahwa 95% fasilitas kesehatan di Afghanistan masih tetap beroperasi. Namun, sebagian staf wanita tidak kembali ke tempat tugasnya dan pasien wanita juga takut untuk pergi berobat.

Pengiriman lebih dari 500 ton pasokan medis dari Dubai, termasuk peralatan bedah dan peralatan malnutrisi parah, tertunda karena ada pembatasan di bandara Kabul, kata WHO. 

WHO mendapat dukungan dari negara-negara yang menawarkan penerbangan untuk membawa pasokan medis dan berharap ada kemajuan pekan ini, kata Richard Brennan, direktur kedaruratan regional WHO.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami sedang bernegosiasi dengan tiga atau empat negara … Saya pikir kami akan bisa mendapatkan penerbangan,” katanya.

Setelah mengalami kemunduran, WHO berupaya memulihkan kembali operasionalnya di Afghanistan, kata Brennan.

“Kami memiliki tanda-tanda yang menggembirakan dan komunikasi yang baik, yaitu otoritas Taliban telah menegaskan bahwa mereka ingin PBB tetap tinggal, mereka ingin pelayanan kesehatan terus berlanjut,” imbuhnya.

“Kami tetap cukup optimistis bahwa kami akan dapat mengembalikan operasional kami pada skala yang lebih meningkat lagi dalam beberapa minggu mendatang.”

Lebih dari 18 juta orang, lebih dari setengah populasi Afghanistan, membutuhkan bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup, kata PBB. “Kebutuhan ini semakin hari semakin meningkat,” kata Ahmed Mandhari, direktur regional WHO.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanTalibanWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertemuan OKI Bahas Afghanistan, Indonesia Usulkan Rekonsiliasi dan Persatuan Seluruh Komponen
Tulisan selanjutnya Pasukan “Israel” Tembak Mati Remaja Palestina Hanya Karena Lempar Batu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?