Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Direktur Al Quds Foundation: Jangan Biarkan Al-Aqsha jadi Sinagog

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2015 13:51 1:51 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Oktober 2015 13:51
Bagikan
Dr Sharif Amin, Direktur Al Quds Foundation
Bagikan

Hidayatullah.com—Sikap penjajah Zionis Israel terhadap kiblat pertama umat Islam, Masjidil Aqsha di Palestina sudah makin keterlauan.

Hal terbaru yang mereka inginkan adalah mengkapling warisan umat Islam sedunia itu, bahkan mereka ingin penggunaannya dijadwal bergiliran untuk umat Islam dan kaum Yahudi. Sebagian bagunannya bahkan dijadikan layaknya sebuah Sinagog.

Pernyataan ini disampaikan Dr Sharif Amin, Direktur Al Quds Foundation, kepada Direktur Eksekutif LAZIS Dewan Dakwah Ustadz Ade Salamun, di Kuala Lumpur, Malaysia, Ahad (20/09/2015) pagi.

Dalam pertemuan sehari setelah Seminar Ilmuwan 2015 itu, Sharif Amin mengemukakan sejumlah peristiwa di Aqsha.

Sejak 24 Augstus 2015, Israeli membuat jadwal kunjungan ke Masjidil Aqsha untuk umat Muslim dan Yahudi secara bergantian. Mereka juga menutup Masjid pada pukul 07.30 hingga 11.30 waktu setempat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Anak-anak, muslimah, dan pelajar juga tidak lagi diijinkan masuk Masjid pada waktu terlarang itu. Sementara, kaum radikal Yahudi bebas menistakan Masjid di bawah pengamanan tentara Israel,” ujarnya.

Pada 8 September 2015, Menteri Pertahanan Israel Moshe Yalon mengeluarkan larangan terhadap Jamaah Murabitin dan Murabitat. Moshe berdalih, hal ini untuk mencegah serangan terhadap Israel, mengingat mereka ‘’organisasi teroris”.

Pada 13 September, dalam memperingati tahun baru, kaum Yahudi membuat rusuh di Masjid Al Aqsha. Pesta berlangsung selama empat hari berturut-turut, dan selama itu tentara Israel mengusir dan melarang jamaah Muslim memasuki Masjid.
Yahudi merusak pintu dan jendela Masjid (Jami’a Qibili) dan meledakkan bom di dalamnya.

Sehubungan dengan itu, lembaga-lembaga pergerakan di Malaysia menggelar pertemuan di Kuala Lumpur pada Selasa, 22 September 2015. Mereka adalah organisasi penggerak kampanye global Save Al-Quds Campaign, dengan semboyan “Will not be devided.”

Pertemuan yang fokus membahas perkembangan Al Quds dan Masjidil Aqsha, itu menghasilkan kesepakatan sebagai berikut:

Mengutuk penistaan Zionis Israel atas Masjidil Aqsha, dan menyerukan dihentikannya segala bentuk penistaan serta penguasaan militer di sana. Forum mendesak agar Israel mengakhiri pendudukan Masjid untuk menghentikan krisis di kawasan itu.

Pertemuan juga mengharap agar Malaysia sebagai anggota Dewan Keamanan PBB dan Organisasi Konferensi Islam serta negeri Muslim terkemuka, memainkan peran dalam upaya menghentikan proyek pecah-belah Masjidil Aqsha oleh Israel.

Pertemuan juga menagih tanggungjawab luar negeri pemerintah Yordania terhadap nasib Aqsa.
Pergerakan juga mengapresiasi upaya Murabitin, yang mencoba melindungi Masjid Al-Aqsa dari penistaan kaum Zionis.

Selanjutnya, pertemuan menyerukan dukungan pada pembentukan Tabung Baytul Maqdis sebagai wadah penghimpun dana perjuangan untuk membebaskan Baytul Maqdis. Mereka mengajak kaum muslimin memberikan infak perjuangan melalui wadah ini.

Gaung Save Al-Quds Campaign juga menghangat di Indonesia. Tokoh-tokoh umat Islam di Indonesia, pada Jumat, 18 September 2015, berhimpun di Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru. Mereka mengutuk keras agresi Israel atas Al Aqsha.

Sebelumnya, pada Desember 2014, Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia menggelar kampanye global ‘Selamatkan Al Quds’ di sejumlah kota besar di Indonesia. Safari kepedulian bertajuk ‘Palestina Is Ours’ ini berlangsung di Jakarta, Bandung, Lampung, dan Solo.

Roadshow tersebut menghadirkan Dr Mohammad Makram, Managing Director of Al Quds Foundation sekaligus Koordinator Save Al Quds Global Campaign.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengibaran Bendera Palestina Dinilai Langkah Maju, Tapi Belum Final
Tulisan selanjutnya Cara Berbakti kepada Orangtua yang Sudah Meninggal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?