Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terlalu Banyak Guru Muda, Sekolah Swasta Saudi Turun Kualitasnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2015 09:51 9:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Oktober 2015 09:51
Bagikan
Suasana kelas di sebuah sekolah di Arab Saudi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Standar pendidikan di sekolah-sekolah swasta menurun akibat terlalu banyak guru yunior (muda kurang pengalaman) yang dipekerjakan, demikian menurut Kamar Dagang dan Industri Riyadh.

Dilansir Arab News (22/10/2015), Ketua Komite Pendidikan Swasta Kadin Riyadh Ustman Al-Qasabi mengatakan pihaknya telah mendesak Kementerian Pendidikan Arab Saudi untuk memastikan bahwa guru-guru atau mentor berpengalaman saja yang dimasukkan dalam profesi tersebut, seperti yang dilakukan di negara-negara maju.

Al-Qasabi mengatakan, perlu dilakukan pelatihan guru lebih lanjut dengan metode baru melalui program beasiswa yang ditawarkan oleh Raja Salman. Pelatihan itu akan dapat meningkatkan keterampilan mengajar para pendidik, imbuhnya.

Dia mengatakan bahwa komite sedang menunggu jawaban dari Kementerian Pendidikan mengenai rekomendasi yang diajukan lembaganya, yang di dalamnya termasuk perihal klasifikasi sekolah-sekolah berdasarkan standar nasional yang diperolehnya.

Lebih lanjut Al-Qasabi memaparkan, sekolah-sekolah seharusnya tidak dinilai berdasarkan bangunannya, tetapi dengan melihat kualitas lulusannya. Harus ada revisi dalam model pendanaan kementerian saat ini, karena “tidak logis” untuk memperlakukan semua sekolah secara sama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Al-Qasabi juga mengatakan Kerajaan Saudi perlu meningkatkan kualitas para gurunya guna memastikan mereka dapat menghadapi tantangan-tantangan di masa di depan, sama seperti cara negara itu mengurangi angka buta aksara dari 95 persen menjadi hanya sekitar 5 persen dalam kurun waktu 50 tahun.

Pejabat Kadin Riyadh itu mengatakan kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kementerian Tenaga Kerja telah menunjukkan hasil baik dan gaji yang diterima para guru juga meningkat, khususnya di sekolah-sekolah berukuran kecil dan menengah.

Wilayah Riyadh memiliki paling banyak sekolah swasta di seantero negeri, yaitu 34 persen. Ibukota Saudi itu juga memiliki 4 sekolah yang masuk dalam peringkat 10 terbaik nasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Singkil Beri Kesempatan Gereja Urus Perizinan, Jika Tidak, Akan Dibongkar
Tulisan selanjutnya Sekjend FIPS: Perhatian Rasulullah pada Negeri Syam Begitu Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU

Berita
8 Juli 2026 09:08
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
  • ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?