Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Khatib Maroko Kecam Pelaku Bom Bunuh Diri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 April 2011 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para ulama dan khatib di Maroko ikuut mengutuk peristiwa pengeboman di sebuah Cafe Argana di alun-alun Jami Fanna, Marrakesh, Maroko, Kamis (28/04) kemarin.

Beberapa khatib Jumat, (29/4) waktu setempat sangat nyaring mengutuk perbuatan itu. Demikian dikatan oleh Nasrulloh Afandi, mahasiswa S3 asal Jawa Barat, studi Islam di universitas Al-Qurawiyin Maroko, yang berdomisili tidak jauh dari TKP.

Dilaporkan Nasrullah, sehari setelah kejadian, masjid-masjid –utamanya di wilayah propinsi Marrakech– tempat terjadinya ledakan bom, mayoritas para khatib shalat Jum’at mengutuk tindakan tersebut.

“Kami mengutuk tindakan bom bunuh diri, karena bunuh diri bukan hanya merupakan dosa besar yang dilarang oleh Allah SWT, tetapi juga sebuah tindakan yang merugikan negara kita ini, secara martabat maupun ekonomi,” demikian dikatakan oleh Dr Mustofa Riyah, khatib di Masjid Hasan Tsani, di kawasan elite Jantung kota Gueliz, kota baru Marrakesh.

“Kita tau, lanjut Dr Riyah, Marrakesh ini adalah kawasan wisata yang banyak mendatangkan rezeki bagi penduduk setempat dengan banyaknya wisatawan asing yang berdatangan, bahkan banyak warga negara asing yang berdomisili di sini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dengan adanya bom semacam itu, sangat mungkin akan berakibat pada berkurangnya jumlah wisatawan yang berkunjung. Sedangkan nyata-nyata korban dari bom tersebut mayoritas adalah wisatawan asing. Jelas tindakan semacam itu bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga merugikan orang banyak.”

“Islam mewajibkan bagi setiap individu (fardu ai’n) untuk menjaga nyawa dan harta dari kerusakan atau kejahatan.”

“Apapun alasannya, tindakan bunuh diri adalah dilarang agama dan melanggar undang-undang negara. Apalagi sampai mencelakakan orang lain. Meskipun mereka berlainan agama,” tambahnya.

“Marilah kita jaga diri kita dari perbuatan yang nista semacam itu,” ajak doktor yang juga dosen Studi Islam Universitas Qadi Iyadh, Marrakesh, tersebut.

Hal senada juga banyak diserukan oleh khatib-khatib lain di masjid-masjid Maroko, yang disiarkan melalui siaran stasiun radio atau televisi.

Sebagaimana diberitakan banyak media sebelumnya. Marrakesh diguncang ledakan bom bunuh tepat di lantai satu sebuah Cafe mewah berlantai tiga dan berdekatan dengan masjid Argana, di tepi kawasan Jami Fanna yang merupakan urat nadi wisata di wilayah Marrakesh sebagai salah satu situs yang diakui oleh UNESCO itu.

Ledakan yang semula diduga tabung gas itu –dan ternyata bom bunuh diri–sedikitnya menewaskan sedikitnya 18 orang (versi pihak kepolisian Maroko) Sebagaimana dikutip koran Maroko “Al-Masae“, atau sedikitnya 14 korban tewas (versi Kementerian Dalam Negeri Maroko) sebagaimana dikutip koran Maroko “As-Sobah“. Sementyara itu versi tabloid “Akhbar Al-Yaum“, korban tewas ada 10 orang. Mayoritas media menyatakan, selain korban tewas juga terdapat 23 korban luka-luka. Mayoritas korban adalah warga negara asing.*/ Nasrulloh Afandi, Maroko

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejarawan UI: Mbah Priok Bukan Seorang Dai
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Waspadai Politisasi Kasus NII

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?