Hidayatullah.com — Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Özil menyerukan umat Islam di dunia untuk “melucuti Islamofobia dengan kebaikan,” lapor Daily Sabah pada Ahad (22/11/2020). Dalam sebuah ciutan di Twitter, Özil mengutip sebuah ayat dari Al-Quran.
” Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia,” tulisnya mengutip Al-Quran Surat Fussilat:34.
Sayangnya Islamopfobia & Anti-islamismus [Anti-Islamisme] tumbuh di Eropa dan di belahan dunia lain dengan media memainkan peran besar dalam hal itu, katanya. “Jawaban pribadi saya untuk itu: Kita harus menanggapi Islamofobia & Antiislamismus dengan cara yang tidak akan memperkuatnya, melainkan melucuti dan membungkamnya dengan kebaikan,” kata gelandang berusia 31 tahun itu.
Özil bergabung dengan klub Liga Utama Inggris Arsenal pada 2013 dan telah mencetak 44 gol dengan 77 assist dalam 254 pertandingan untuk The Gunners. Ia juga pernah bermain untuk Schalke dan Werder Bremen Jerman serta raksasa Spanyol Real Madrid.
Özil juga merupakan bagian dari skuad pemenang Piala Dunia 2014 Jerman.*