Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih dari 400.000 Pengungsi Anak Suriah Tak Sekolah di Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 November 2015 11:40 11:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 November 2015 11:40
Bagikan
Pengungsi anak Suriah mengemis di Turki.
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 400.000 pengungsi anak asal Suriah yang tinggal di Turki tidak bersekolah, demikian menurut laporan Human Rights Watch Senin (9/11/2015).

“Kegagalan untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak Suriah menjadikan seluruh generasi dalam bahaya,” kata Stephanie Gee dari HRW yang menangani program hak-hak pengungsi, seperti dikutip AFP.

“Tanpa ada harapan nyata akan masa depan yang lebih baik, para pengungsi Suriah yang berputus asa mungkin akan membahayakan dirinya dengan kembali ke Suriah atau menempuh perjalanan berbahaya ke Eropa.”

Pekan lalu lembaga urusan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa dalam kurun waktu empat bulan ke depan saja diperkirakan 600.000 migran dan pengungsi akan mengambil jalan berbahaya menuju Eropa dengan menyeberang ke Yunani dari Turki.

HRW mengatakan, kesulitan keuangan merupakan halangan terbesar bagi anak-anak Suriah untuk bersekolah di Turki, sementara para pengungsi Suriah di Turki tidak diperbolehkan bekerja secara legal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kendala lainnya adalah masalah bahasa, perlakuan buruk (bullying) dan penolakan oleh warga, sehingga tidak mungkin terjadi integrasi dengan masyarakat Turki.

Turki, yang menampung 2,2 juta pengungsi Suriah, tahun lalu pernah berjanji akan memberikan akses pendidikan bagi anak-anak Suriah di sekolah-sekolah negeri dan berjanji akan mendirikan pusat-pusat pembelajaran sementara yang akan dikelola oleh lembaga-lembaga amal.

Namun, dari jumlah 708.000 anak usia sekolah asal Suriah, hanya 212.000 yang mendaftar di sekolah formal baik tingkat dasar maupun menegah, kata HRW mengutip data Kementerian Pendidikan Turki.

Meskipun tingkat pendaftaran sekolah di dalam lingkungan kamp pengungsi mencapai hampir 90 persen, namun di kalangan pengungsi Suriah yang tinggal di berbagai daerah dan kota di luar kamp hanya 25 persen saja.

HRW mengatakan Turki sudah mengeluarkan dana lebih dari USD7 milyar untuk pengungsi Suriah sejak 2011, dan USD252 juta untuk pendidikan tahun 2014-2015 saja.

Kementerian Pendidikan Turki bulan kemarin mengatakan bahwa pihak nya sudah berusaha agar 270.000 anak Suriah masuk sekolah pada Januari lalu, dan 370.000 anak terdaftar di sekolah pada akhir tahun ajaran 2015-2016.

Menurut HRW, pendidikan akan mengurangi resiko anak-anak Suriah tersebut mudah ikut bergabung dengan kelompok-kelompok bersenjata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taqrib Sunni – Syiah Gagasan Usang yang Diulang
Tulisan selanjutnya Soal Sampah, Ahok Diminta Cari Solusi Daripada Buat Kebisingan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?