Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pusat Perbelanjaan di Swedia Ubah Lukisan Hijab Menjadi Potongan Rambut Biasa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2015 09:42 9:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2015 09:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pusat perbelanjaan di Swedia memaksa kelompok pemuda yang disuruhnya menggambar mural (lukisan di dinding) untuk mengubah gambar wanita berjilbab dengan wanita biasa yang tidak bertudung kepala.

“Sangat mengejutkan, hampir saya tidak mempercayainya kalau itu benar-benr terjadi,” keluh Pia Jonsson, yang suaminya Magnus Heberlein aktif di sebuah kelompok anti-rasisme lokal, di laman Facebook-nya. “Pesan macam apa yang kalian ingin sampaikan kepada para pelanggan? Bagaimana bisa kalian jatuh ke tangan rasis dengan cara menjijikan seperti itu.”

Menurut Jonsson, pihak pengelola pusat perbelanjaan Burlovs yang terletak tidak jauh dari kota Malmo, menyuruh kelompok pemuda UNITY Burlov dan Ungdomsgruppen Burlov untuk membuat mural yang menggambarkan keanekaragaman daerah setempat.

Namun, ketika sosok wanita berhijab itu digambar, kelompok pemuda itu dipanggil dalam sebuah rapat dan diberitahu bahwa gambar wanita berkerudung itu tidak dapat diterima. Alasan pihak manajemen, pusat perbelanjaan itu adalah tempat sekuler dan tidak ingin menunjukkan simbol-simbol agama apapun.

“Para pemuda itu marah dan sedih. Mereka dibesarkan di daerah ini, dan bangga dengan keberagamannya dan ingin menunjukkannya sebagai sesuatu yang indah. Namun, justru dicampakkan,” imbuh Jonsson seperti dikutip The Local..

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Grosvenor Fund Management yang berbasis di London, pemilik dari pusat perbelanjaan itu, hari Sabtu (28/11/2015) mengeluarkan pernyataan pers berisi permintaan maaf atas apa yang terjadi.

“Kami meminta maaf mural wanita berhijab dianggap sebagai simbol keagamaan, yang karenanya kemudian diubah,” tulis Grosvenor. “Diubahnya gambar tersebut disayangkan.”

“Bagi kami adalah penting untuk menyambut seluruh pengunjung tanpa mempedulikan apa agama, etnis atau jenis kelamin mereka,” imbuh perusahaan asal Inggris tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Tidak Kelola Keuangan Haji Mulai 2016
Tulisan selanjutnya Uni Eropa dan Turki Sepakati 3 Miliar Euro Dana Penanggulangan Krisis Migran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?