Hidayatullah.com—Universitas George Washington mencabut gelar doktor kehormatan (honoris causa) yang diberikan kepada Bill Cosby, dikarenakan kasus serangan seksual yang melibatkan komedian ternama itu. Demikian dikatakan oleh rektor universitas ternama yang terletak di ibukota Amerika Serikat tersebut hari Senin (11/1/2016).
Menurut Rektor Steven Knapp, bukan kebiasaan perguruan tingginya mencabut gelar kehormatan yang telah diberikan setelah suatu kabar muncul. Namun, tuduhan serangan seksual yang melibatkan Bill Cosby menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa dan alumni universitas tersebut yang pernah menjadi korban kejahatan serupa.
“Oleh karena itu saya memutuskan bahwa universitas akan mencabut gelar kehormatan Cosby,” kata rektor itu dalam pernyataan yang dipublikasikan media online milik kampus seperti dikutip Reuters.
Cosby, 78, menjadi figur bapak ideal seantero negeri Paman Sam lewat serial komedi keluarga di televisi yang dibintanginya “The Cosby Show”. Bulan lalu dia didakwa di Pennsylvania dalam kasus serangan seksual atas seorang wanita yang mengaku dicabuli oleh pelawak tersohor itu setelah diberi minuman keras bercampur obat pada tahun 2004.
Baca: Kasus Kejahatan Seksual America’s Dad Bill Cosby Mulai Disidangkan
Koran USA Today pekan lalu melaporkan bahwa 23 dari 60 lembaga pendidikan telah mencabut gelar kehormatan yang diberikannya kepada Cosby.
Paul Gosar, anggota DPR AS dari Partai Republik asal Arizona, dan beberapa rekannya hari Jumat lalu mengajukan rancangan perundangan yang akan melucuti penghargaan Presidential Medal of Freedom –penghargaan tertinggi yang diberikan oleh negara Amerika kepada warga sipil– yang pernah diberikan kepada Cosby.
Lebih dari 50 perempuan secara terbuka menuding Cosby pernah melakukan serangan seksual terhadap mereka. Sebagian tuduhan itu terjadi puluhan tahun silam.*