Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fasilitas Jamaah DKI Jakarta Membuat Iri Jamaah lain

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2011 11:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perlakuan berbeda yang diterima khusus oleh jamaah hasi asal DKI Jakarta membuat resah jamaah lain. Untuk itu meski mereka mendapat layanan khusus karena menggunakan dana APBD Pemda DKI Jakarta, bentuk layanan yang ada hendaknya ke depan perlu dipikirkan ulang. Ini penting agar jamaah haji lain tak merasa dianaktirikan.

“Kami tahu fasiltas makan selama di Makkah dan angkutan bus khusus itu di danai APBD DKI Jakarta. Tapi kami harapkan perlu diformat ulang karena membuat cemburu jamaah lain. Ini masalahnya. Kami selalu dianggap lebih mengkhususkan mereka,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Arsyad Hidayat, Senin (17/10/2011), dikutip  Muhammad Subarkah dari MCH.

Menurut Arsyad, keluhan ini pun sudah disampaikannya kepada anggota DPD. Untuk itu ke depan soal ini diharapkan segara ada penyelesaian atau jalan keluarnya secara baik. Pemberian fasilitas lain tampaknya bisa dijadian alternatif.

“Untuk biaya uang makan dan angkutan yang selama ini dibayar oleh Pemda DKI, bisa ditukarkan dengan pemberian fasilitas penginapan yang lebih baik kepada para jamaahnya. Misalnya gedungnya menjadi lebih bagus dan dekat ke Masjidil Haram. Ini lebih bijak sebab tidak menimbulkan sikap iri dari jamaah lain. Atau juga bisa berbentuk uang tunai sebagai pengganti pemberian makanan tersebut,” katanya.

Menurut dia, pemberian fasilitas ini jelas menimbulkan masalah. Apalagi banyak jamaah asal dari luar DKI yang sama-sama bergabung dalam satu kelompok terbang (Kloter) dan satu gedung pemondokan dengan mereka. Jadi sangat terasa ganjil ketika ada orang yang diberlakukan berbeda, meski tinggal dalam satu rombongan yang sama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami sering diprotes jamaah lain atas soal ini. Dalam soal bus misalnya, ada anggota jamaah DKI yang tinggal bersama rombongan lain dijemput bus sedangkan jamaah lain satu kloter yang tidak mendapatkan fasilitas itu karena berasal dari Lampung atau Banten. Celakanya ketika penumpang lain mau ikut naik ke bus, mereka pun dilarang,” katanya.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Gorontalo, Rachmiyati Jahja, sepakat atas usulan tersebut. Menurut dia adanya fasilitas khusus yang didapat oleh jamaah haji dari daerah tertentu memang tak boleh menimbulkan sikap iri dari jamaah lain.

“Pemda kami di Gorontalo juga punya alokasi dana untuk jamaah hajinya. Tapi dana yang diberikan itu tidak diwujudkan seperti yang terjadi pada jamaah DKI Jakarta. Dana APDB yang kami alokasikan itu diberikan untuk menghajikan para imam masjid yang ada di wilayah kami yang berusia lanjut dan tak mampu berhaji. Jadi layanan khusus di dalam memberikan fasilitas kepada jamaah haji memang perlu dilakukan dengan bijak,” katanya.

Selain jamaah haji DKI Jakarta sebenarnya ada juga jamaah lain yang mendapatkan perlakuan khusus selama tinggal di Makkah. Mereka adalah jamaah asal Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang masing-masing mendapatkan uang senilai 1.500 real setibanya di Makkah.

Namun berbeda dengan DKI Jakarta, uang yang diterima oleh jamaah haji asal Aceh yang jumlahnya mencapai 5.000 orang itu bukan berasal dari kas pemda. Uang itu merupakan hasil dari usaha tanah wakaf yang selama ini dipunyai oleh jamaah haji asal Aceh yang berada di Makkah.

“Siapapun jamaah haji asal Aceh akan mendapat kartu yang nanti ketika di Makkah akan ditukarkan dengan uang 1.500 real. Dan ini uang khusus kepada jamaah asal embarkasi Aceh saja.Orang Aceh yang berangkat dari embarkasi lain tidak mendapatlannya,” kata jamaah asal Aceh, Nasruddin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajiold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapa Yang (Sebenarnya) “Dikurbankan” Nabi Ibrahim?
Tulisan selanjutnya Pernikahan di Hari Sial?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?