Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Turunkan Batas Kecepatan untuk Kurangi Kematian di Jalan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juli 2018 08:30 8:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juli 2018 08:30
Bagikan
Kurangi kecepatan, salah satu trik mengurangi emisi gas buang kendaraan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Terhitung mulai hari Ahad (1/7/2018) batas kecepatan berkendara di Prancis dikurangi. Kebijakan itu diambil pemerintah demi menekan angka kematian di jalan raya, meskipun banyak kalangan memprotesnya.

Dilansir RFI, kecepatan di jalan raya tanpa garis pembatas di jalan raya di seluruh Prancis sekarang menjadi 80 km/jam, atau turun 10 km/jam.

Terdapat 400.000 km jalan dua arah tanpa pemisah atau mencakup 40% dari total jalan raya di Prancis. Oleh karena kebanyakan jalan itu terdapat di daerah pedesaan, politisi lokal pun lantas memprotesnya. Mereka menilai kebijakan semata dibuat dari sudut pandang kota metropolitan Paris.

Pemerintah rupanya tidak mengindahkan unjuk rasa yang digelar para pengendara hari Sabtu di ibukota. Padahal, menurut salah satu jajak pendapat, 74 persen rakyat menentang kebijakan

itu, lapor RFI.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perdana Menteri Edouard Philippe mengatakan siap “mejadi tidak populer” akibat kebijakan tersebut demi menyelamatkan 400 nyawa setiap tahun.

“Tujuannya bukan membuat orang geram,” katanya hari Jumat. “Tujuannya adalah memastikan penurunan angka kematian dan cedera serius.”

Kematian di jalan raya sempat menurun pada tahun 2013, tetapi bertambah lagi dari tahun 2014 sampai 2016. Sekitar 3.684 orang tewas dan 76.840 orang terluka akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2017.

Pemerintah akan menganalisis keefektifan penerapan kebijakan ini pada Juli 2020.

Memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan raya tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga meningkatkan emisi karbon dioksida dan berkontribusi pada perubahan iklim yang menjadikan suhu Bumi lebih panas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar Adab Berjuang dari Tiga Tokoh [2]
Tulisan selanjutnya Lagi, 5 Orang Dibantai di India karena Rumor di Whatsapp

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?