Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Guru Besar Universitas Madinah: Jangan Mudah Mengkafirkan Hingga Jauhkan Umat Penuh Rahmat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Februari 2016 14:48 2:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Februari 2016 14:48
Bagikan
Syeikh Prof. Dr. Anis Ahmad Thohir dan Acting Konsul Jenderal RI
Bagikan

Hidayatullah.com – Pengajar tetap di Masjid Nabawi dan Guru Besar di Universitas Islam Madinah (UIM) Syeikh Prof. Dr. Anis Ahmad Thohir al-Indunisi mengingatkan umat bahwa Islam adalah agama persatuan dan persaudaraan, maka jangan ada perpecahan di tubuh umat Islam.

Hal tersebut disampaikan Syeikh Anis Thohir saat bertatap muka dengan keluarga besar Persatuan Pelajar dan Mahasiwa Indonesia (PPMI) cabang Madinah, Sabtu (20/2/2016) di kampus UIM.

“Islam agama Wahdah, Ulfah dan Ukhuwah, jangan berpecah belah dalam agama ini. Kita semua adalah saudara dan dengan persaudaraan kita menjadi kuat, tapi setan jin dan setan manusia menginginkan perpecahan di antara kita,” kata Syeikh Anis membuka nasehatnya.

Dalam acara pergantian ketua PPMI Madinah tersebut, Syeikh Anis juga memberi kunci persatuan umat yang dibawa oleh Rasulullah –Shallallahu Alaihi Wasallam– berupa dakwah Tauhid yang murni.

“Adapun kunci sukses Rasulullah –Shallallahu Alaihi Wasallam– dalam berdakwah dan mempersatukan umat ada pada satu kata, ‘Tauhid’, men-tauhidkan Allah dalam Rububiyah, Uluhiyah dan Asma wa Sifat, men-tauhidkan Rasulullah dalam Ittiba’ mengikuti sunnah-sunnah beliau. Inilah kunci sukses Nabi dalam mempersatukan umat, maka dengan Tauhid ini pula kita berusaha mempersatukannya kembali,” terangnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Syeikh Anis juga mengingatkan mahasiswa Indonesia agar tidak mencela dan menyalahkan sesama saudara seiman. Menurutnya, Ahlussunnah wal Jamaah sekarang diperhadapkan dengan banyak musuh dari dalam dan luar, suara persatuan di atas Tauhid harus terus diutamakan.

“Jangan mudah menyalahkan, mengkafirkan dan menjauhkan umat dari Islam yang penuh rahmat. Bila ada saudara kita yang keliru, mari beri nasehat dengan cara yang baik, dakwah inilah yang diharapkan bila kalian kembali ke Indonesia nanti. Di zaman fitnah ini musuh kita terus menyerang dari dalam dan luar, persatuan Tauhid inilah benteng kita,” pungkasnya.

Guru Besar ilmu Hadits kelahiran Makkah 59 tahun silam ini menyelesaikan pendidikan formalnya di fakultas Hadits UIM, beliau juga murid dari Syeikh Abdul Aziz bin Baz, Syeikh Sholeh al-Utsaimin dan Syeikh Abdul Muhsin al-Abbad. Ayah Syeikh Anis Thohir berasal dari Lampung dan ibunya dari Semarang, Jawa Tengah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Guru BesarMasjid NabawimengkafirkanrahmatSyeikh Prof. Dr. Anis Ahmad ThohirUIMumatUniversitas Islam Madinah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPR: Indonesia Harus Jadi Pelopor Pembebasan Palestina
Tulisan selanjutnya Syeikh Ath-Thayyib: Pelabelan Islam dengan Terorisme adalah Kedzaliman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?