Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Eropa Mengkhawatirkan Migran yang Menumpuk di Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2016 09:02 9:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2016 09:02
Bagikan
Salah satu kapal migran gelap Afrika menuju Eropa oleng di tengah laut.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Dewan Eropa memperingatkan Italia dan Malta akan menumpuknya orang di Libya yang akan bermigrasi ke Eropa.

Dilansir BBC (13/4/2016), Donald Tusk mengatakan kepada anggota dewan di Parlemen Eropa bahwa tidak mungkin mereka melakukan pendekatan yang sama seperti yang diterapkan di Balkan untuk menangkal kedatangan migran/pengungsi dari Libya.

Sebagaimana diketahui, pintu perbatasan Yunani dengan negara-negara Balkan ditutup guna mencegah para migran/pengungsi membanjiri Eropa. Akibatnya, lebih dari 11.000 migran dan pengungsi menumpuk di desa Idomeni, Yunani.

Menyusul diimplementasikannya kesepakatan antara Uni Eropa dan Turki, negara terdekat dengan Yunani sebagai pintu masuk ke Eropa, serta penutupan pintu perbatasan Yunani dari arah Balkan, para migran/pengungsi diyakini akan menggunakan jalur lain untuk mencapai Eropa.

Namun, data dari Institute of Migration menunjukkan bahwa mereka yang saat ini sudah tiba di Italia dari Libya, kebanyakan adalah orang-orang dari negara Afrika, bukan dari Suriah atau negara Asia lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak berwenang Italia hari Selasa kemarin mengatakan bahwa tim penyelamat berhasil menolong 2.154 migran/pengungsi dari 16 perahu kecil dan sebuah perahu dayung di Selat Sisilia. Sebanyak 1.850 orang lainnya diselamatkan dari daerah perairan yang sama pada hari Senin.

Tusk kepada Parlemen Eropa mengatakan bahwa tidak ada solusi ideal untuk menangani krisis migran. “Kesepakatan dengan Turki tidak sempurna dan kita sangat menyadari akan resiko dan kelemahannya.”

Terkait rute Mediterania Tengah, Tusk mengatakan bahwa Uni Eropa harus siap membantu dan menunjukkan solidaritasnya kepada Malta dan Italia.

Austria sudah menyatakan bahwa negaranya akan memperketat penjagaan di pintu-pintu perbatasannya dengan Italia guna mengantisipasi banjir migran/pengungsi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Milisi Suriah Rilis Video Tawanan Hizbullah yang Tertangkap
Tulisan selanjutnya Zionis-Israel Hancurkan Taman Bermain Anak di Nablus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?