Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Buaya Nil Pemakan Manusia Berkeliaran di Rawa-Rawa Florida

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Mei 2016 22:29 10:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Mei 2016 22:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hasil tes DNA mengkonfirmasi bahwa tiga ekor buaya Nil pemakan manusia ditemukan hidup di rawa-rawa di Florida, Amerika Serikat.

Tidak seperti buaya lokal Florida, buaya Nil tersebut memakan manusia dan diyakini menjadi penyebab kematian sekitar 200 orang pertahun di tempat asalnya di kawasan sub-sahara Afrika.

Ada kemungkinan buaya Nil yang berkeliaran di negara bagian AS itu jumlahnya lebih banyak, kata para pakar seperti dilansir BBC Sabtu (21/5/2016).

Tidak diketahui pasti bagaimana buaya-buaya itu bisa berada di Amerika. “Mereka tidak berenang dari Afrika,” kata herpetologis dari Universitas Florida Kenneth Krysko.

Salah satu kemungkinan mereka dibawa secara ilegal oleh para kolektor tak berizin, yang kemudian gagal menjaganya atau sengaja melepaskannya, kata Kysko kepada Associated Press.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hewan-hewan itu ditemukan tahun 2009, 2011 dan 2014 dan dikonfirmasi sebagai buaya Nil melalui tes DNA belum lama ini.

Buaya Nil bisa tumbuh hingga 6 meter, lebih besar dibanding buaya-buaya lokal yang umumnya paling besar hanya 4 meter.

Buaya Nil diketahui mengkonsumsi udang, ikan, serangga, burung dan mamalia, termasuk manusia. Mereka juga dikenal sering menyerang hewan ternak.

Pakar-pakar kehidupan alam liar di Florida khawatir buaya-buaya asal Afrika itu akan mengancam ekosistem jika mereka beranak-pinak di rawa-rawa Everglades.

Kasus seperti ular python Burma dikhawatirkan terulang kembali pada kasus buaya Nil tersebut.

Seekor phyton Burma pertama kali terlihat di Everglades pada tahun 1980-an dan 15 tahun kemudian mereka sudah membentuk populasi di kawasan basah Florida itu. Saat ini, diperkirakan terdapat 30.000 ekor phyton Burma hidup liar di Everglades.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Urusan Tata Kota, Para Pemimpin Saat Ini Kalah dengan Umar
Tulisan selanjutnya Amerika Meyakini Mullah Akhtar Mansour Terbunuh, Taliban Membantah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil

Berita
8 Juli 2026 20:56
PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?