Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengusik Baitul Maqdis, Pangeran Turki Al-Faisal Sebut Trump Oportunis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Desember 2017 17:13 5:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Desember 2017 17:13
Bagikan
Mantan kepala badan intelijen Arab Saudi Pangeran Turki al-Faisal.
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan Pimpinan Intelijen Arab Saudi, Pangeran Turki Al-Faisal mengkritik keras pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai pemindahan Baitul Maqdis sebagai ibu kota Zionis-Israel. Hal ini juga menjadi salah satu reaksi paling tajam yang berasal dari sekutu AS.

Dikutip jpost.com, dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Donald Trump yang juga diterbitkan di surat kabar Saudi hari Senin, Pangeran Turki, menyebut langkah Trump tersebut sebagai taktik politik dalam negeri yang akan memicu kekerasan.

“Pertumpahan darah dan kekacauan pasti akan mengikuti usaha oportunis Anda untuk menghasilkan keuntungan elektoral,” tulis mantan Duta Besar Saudi untuk Washington itu dalam sebuah surat yang diterbitkan di koran Saudi dikutip Al Jazeera.

Trump membalikkan kebijakan AS dan berbelok dari kesepakatan internasional minggu lalu dengan mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Zionis-Israel.

Baca: Arab Saudi Perintahkan Media Membatasi Liputan’ tentang Langkah Trump atas Baitul Maqdis

“Tindakan anda telah memberlakukan elemen paling ekstrem dalam masyarakat Israel … karena mereka akan mengambilnya sebagai izin untuk mengusir orang-orang Palestina dari tanah mereka dan mengarahkan mereka ke negara apartheid (sistem pemisahan ras),” tulis Pangeran Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tindakan Anda sama-sama menguatkan Iran dan antek-antek terorisnya mengklaim bahwa mereka adalah pembela hak-hak Palestina yang sah,” tambahnya, merujuk pada musuh-musuh kerajaan Syiah Iran.

Sebagai informasi, Pangeran Turki adalah putra dari Raja Faisal yang dibunuh pada tahun 1975.

Saudaranya al-Faisal, menjabat sebagai menteri luar negeri selama 40 tahun sampai 2015, dan keluarga mereka dipandang berpengaruh atas kebijakan luar negeri Saudi.*/Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBaitul MaqdisDonald TrumpIbu Kota IsraelisraelKota Abadi Umat Islammantan Pimpinan Intelijen Arab SaudiPangeran Turki Al-FaisalRaja SalmanSaudiSaveBaitulMaqdistel avivWashingtonYerusalemZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lembaga Adat Melayu Laporkan Senator asal Bali ke Bareskrim
Tulisan selanjutnya Pemohon Optimistis MK Kabulkan Gugatan Pasal Kesusilaan Besok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?