Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Intelek Korea Bingung Cari Jodoh

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2012 18:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para wanita di Korea Selatan memiliki pendidikan yang semakin tinggi dibanding beberapa tahun silam. Namun, hal itu menjadi kendala tersendiri bagi mereka untuk menemukan pasangan hidup.

“Saya dengar jika kamu seorang perempuan dengan gelar master, maka lebih sulit untuk mengatur kencan dibanding jika kamu bergelar sarjana, karena adanya persepsi yang kurang menyenangkan terhadap ‘perempuan yang terlalu pintar’ di sini,” kata Lee, 24, seorang mahasiswi di Seoul yang enggan menyebutkan nama lengkapnya.

Menurut data statistik Korea, rata-rata usia nikah wanita dalam 20 tahun terakhir naik 4,1 menjadi usia 28,9 tahun. Dan hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kalangan orangtua atas putri-putri mereka.

“Anak perempuan saya usianya memasuki awal 30-an, usia yang dianggap terlambat kawin di sini,” kata seorang ibu yang hanya mau meyebutkan nama belakangnya, Ahn. Ia membawa putrinya ke salah satu biro jodoh yang banyak terdapat di Seoul.

“Saya khawatir, jika ia tidak menemukan pasangannya tahun ini, maka akan semakin sulit baginya untuk menikah di tahun-tahun mendatang. Jadi saya mendatangi agen bersamanya dan mendaftarkannya,” cerita Ahn, dikutip Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di biro jodoh DUO, 26.000 anggotanya dapat memilih lima jenis keanggotaan dengan biaya mulai 1,08 juta won (sekitar USD971) hingga 8,8 juta won.

Untuk menarik minat lawan jenis, situs biro jodoh itu memasang informasi pendapatan pertahun klien pria dan wanitanya, demikian juga data profesional mereka.

“Dalam kencan buta, Anda tidak dapat sepenuhnya yakin berapa banyak informasi pribadi yang diberikan ke Anda itu akurat,” kata Yon Jun, jurubicara DUO.

Para pengritik mengatakan, industri biro jodoh itu hanya mengutamakan income, status dan materialisme. Sehingga muncul istilah “employage” (employment dan marriage), gabungan antara pekerjaan dan pernikahan.

“Jika ayah Anda bekerja di industri keuangan atau seorang pejabat adminstrasi tingkat tinggi, maka Anda akan dijodohkan dengan orang yang memiliki latar belakang sama lewat biro jodoh, memulai pernikahan sempurna dengan dukungan orangtua,” kata komedian Choi Hyo-jong, seorang presenter acara satir.

Secara menyeluruh industri biro jodoh di Korea Selatan bernilai 100 milyar won (USD88,79 juta), menurut koran Asia Business Daily. Sedangkan di tahun 2005 bernilai sekitar 50 milyar won.

Para pakar menilai, kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi yang keras juga mempengaruhinya.

“Dengan meningkatnya ketdakpastian dan kekhawatiran tentang beban masa depan yang membebani, konsep pernikahan menjadi alat untuk mempertahankan stasus sosial seseorang,” kata antropolog profesor Kim Hyun-mee dari Universitas Yonsei di Seoul.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Tidak akan Kirim Pasukan ke Afghanistan
Tulisan selanjutnya Tukang Ledeng pun Ingin Gantikan Husni Mubarak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?