Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks PM Turki Ahmet Davutoglu: Saya Perintahkan Militer Tembak Jatuh Jet Apapun Dari Arah Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juli 2016 08:47 8:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juli 2016 08:32
Bagikan
Menteri Sumber Daya Alam dan Energi Turki Berat Albayrak (ki), Ahmet Davutoglu mantan perdana menteri (ka).
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan perdana menteri Ahmet Davutoglu menegaskan bahwa dialah orang yang memerintahkan penembakan atas sebuah pesawat Rusia pada bulan November 2015, seraya menambahkan bahwa perintah itu tidak dimaksudkan untuk menarget pesawat tertentu melainkan instruksi umum demi menjaga pertahanan udara Turki.

“Dalam kebiasaan negara kita, perdana menteri memberikan aturan keterlibatan dalam sebuah arahan tertulis kepada Panglima Angkatan Bersenjata. Saya memberikan perintah itu tanggal 10 Oktober,” kata Davutoglu, yang memilih mundur dari kursi perdana menteri pada Mei lalu dan tidak bersedia lagi diberi jabatan apapun dalam pemerintahan Erdogan dan partai AKP, dalam sebuah wawancara dengan lembaga penyiaran swasta NTV seperti dilansir Hurriyet Rabu (27/7/2016).

“Aturan keterlibatan itu akan diimplementasikan tidak hanya terhadap pesawat-pesawat Suriah, tetapi semua yang melanggar wilayah udara Turki,” demikian bunyi surat perintah 10 Oktober 2015 itu, kata Davutoglu seraya menegaskan bahwa perubahan perintah itu dikeluarkan menyusul pelanggaran berulang oleh jet-jet tempur Rusia saat mereka melakukan operasi di Suriah.

Dalam sebuah perintah sebelumnya yang diberikan ke militer pada tahun 2012 disebutkan “semua pesawat Suriah yang menuju Turki dari Suriah harus dianggap sebagai ancaman dan harus ditembak jatuh.” Perintah ini dikeluarkan setelah pesawat pengintai F-4 Phantom milik Turki jatuh dan menewaskan dua pilotnya.

Menyusul percobaan kudeta yang gagal pada 15 Juli lalu, merebak kabar bahwa pesawat jet Rusia yang ditembak jatuh oleh Turki pada 24 November 2015, yang menyebabkan hubungan Moskow-Ankara memburuk, dilakukan oleh pilot yang berafiliasi dengan Fetullah Gulen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seperti diketahui Gulen dituding pemerintah Erdogan sebagai dalang percobaan kudeta itu.

Memberikan komentar menyusul kudeta gagal itu, Menteri Sumber Daya Alam dan Energi Turki Berat Albayrak mengatakan bahwa kasus Uludere dan penembakan pesawat tempur Rusia kemungkinan akan diinvestigasi ulang.

“Saya kira insiden Uludere dan jet Rusia akan diinvestigasi ulang,” kata Albayrak kepada lembaga penyiaran Turki Haberturk seperti dikutip Hurriyet (26/7/2016).

Kedua pilot yang menembak jatuh jet tempur Rusia itu telah ditahan dengan tuduhan terkait FETO (Fethullahist Terrorist Organization), yang diyakini oleh pemerintah AKP saat ini sebagai otak dibalik percobaan kudeta 15 Juli.

Dalam peristiwa Uludere, 34 warga sipil tewas pada 28 Desember 2011 karena ditembaki oleh pesawat-pesawat F-16 dan drone dari udara. Mereka disangka militan Partai Pekerja Kurdi, kelompok yang dinyatakan terlarang dan dicap teroris oleh pemerintah Turki.

Mengatakan bahwa apa yang terjadi pada 15 Juli telah menimbulkan “pertanyaan baru” terkait kasus Uludere dan penembakan jet Rusia, Albayrak –yang merupakan menantu dari Presiden Erdogan dan diangkat pertama kalinya menjadi menteri oleh Davutoglu pada 24 November 2015– mengatakan bahwa pihak kejaksaan akan meninjau kembali tindakan yang diambil oleh angkatan udara dalam kedua kasus tersebut.

Akin Ozturk, kepala staf AU Turki saat insiden Uludere terjadi, telah ditangkap dengan tuduhan ikut ambil bagian dalam percobaan kudeta 15 Juli.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hanya Karena Berutang 2.950 Rupiah, Suami-Istri Kasta Terendah di India Dibunuh
Tulisan selanjutnya Tips Mudah Menghafal Al-Qur’an dengan “Metode Cinta”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?