Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WNI dan Warga Malaysia Sering jadi Korban Kejahatan di Kairo

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Juli 2016 10:03 10:03 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Juli 2016 10:03
Bagikan
Ilustrasi: Mahasiswa Indonesia di Mesir
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Negara Indonesia dan Malaysia, yang mayoritas mahasiswa, sering menjadi korban tindak kejahatan di Kairo, Mesir terutama di kawasan Nasr City.

Presiden Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Mesir, Abdul Gofur Mahmudin mengatakan, komunitas mahasiswa dari Indonesia dan Malaysia, mayoritas tinggal di wilayah Nasr City, daerah di mana banyak warga imigran dan pengungsi dari negara-negara Afrika tinggal.

Abdul Gofur menduga, warga negara Indonesia dan Malaysia sering menjadi target tindak kejahatan seperti perampokan, penodongan karena postur badan warga negara dari kedua negara tersebut tergolong kecil.

“Memang kejahatan itu ditujukan kepada orang-orang Asia terutama orang-orang Indonesia dan Malaysia. Pertama mungkin orang Indonesia dan Malaysia merupakan komunitas mahasiswa luar negeri yang paling banyak.  Nah konsentrasi mahasiswa Asia rata –rata tinggal  di Nasr City. Nasr City adalah kawasan yang  dihuni oleh mayoritas mahasiswa dari Asia terutama Indonesia, sehingga digunakan oleh para (pelaku-red) kriminal itu untuk memanfaatkan dan melakukan kejahatan terhadap orang Asia. Terhadap orang Mesir sendiri  mereka tidak seperti itu, lebih banyaknya pada orang Asia  karena orang Asia badannya kecil, lebih kecil terus dan orang asing”, tutur Abd Gofur, Sabtu (09/07/2016) dikutip KBRN.

Abdul Gofur meminta mahasiswa Indonesia di Kairo untuk tidak jalan sendirian di pagi hari dan malam hari. Mengingat, kondisi sepi di pagi hari dan malam hari kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Abdul Gofur, beberapa hari setelah Idul Fitri, mahasiswa Indonesia telah menjadi korban tindak kejahatan. Kejadian pertama terjadi pada malam hari tanggal 7 Juli, dua orang mahasiswa Al Azhar asal Banten dihadang oleh segerembolan orang tidak dikenal. Mereka mengambil barang berharga serta melukai dua mahasiswa tersebut dengan pisau.

Kemudian, pada malam, tanggal 8 Juli 2016, seorang mahasiswa asal Sumatra Selatan yang sedang berjalan menuju rumahnya, di jalan yang agak sepi dan gelap, dihadang oleh beberapa orang yang berkulit hitam.

Para gerombolan penjahat menusuk korban dengan benda tajam di kepala dan leher dan mengambil handphone, barang berharga dari korban. Dua peristiwa penodongan yang menimpa mahasiswa Indonesia tersebut sudah ditangani oleh Kepolisian Mesir.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Idul fitriKairokejahatanmahasiswa IndonesiaMesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dikabarkan Mencoba Bunuh Diri, Bradley Manning Dirawat di Rumah Sakit
Tulisan selanjutnya Rezim Bashar Ciderai Gencatan Senjata selama Idul Fitri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?