Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Rezim Bashar Ciderai Gencatan Senjata selama Idul Fitri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juli 2016 10:05 10:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juli 2016 10:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa jam sebelum berakhirnya gencatan senjata menyambut Hari Raya Idul Fitri,  rezim Suriah ‘menghujani’ bom melalui darat dan udara, menewaskan lebih 60 nyawa, kebanyakan korban penduduk sipil.
Dilansir Aljazirah, pesawat perang menjatuhkan bom di wilayah Aleppo pada Rabu (06/07/2016). Pasukan pemerintah juga menembakkan peluru di kota Ananda.

Kelompok Hak Asasi Manusia Syrian Observatory for Human Rights melaporkan, pemerintah Suriah telah melanggar gencatan senjata tiga hari selama hari raya Idul Fitri. Rezim Suriah dilaporkan melakukan serangan udara dan pengeboman di provinsi Aleppo.

Syrian Observatory for Human Rights  (Pemantau Suriah untuk Hak Asasi Manusia / SOHR) melaporkan, 34 orang sipil, termasuk empat anak tewas dan 200 lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Padahal menurut kantor berita SANA, pemeriah Bashar al-Assad telah mengumumkan secara sepihak gencatan senjata selama tiga hari menyambut Idul Fitri. Gencatan senjata semestinya berakhir pada Jumat (08/07/2016).

“72 jam ‘rezim tenang’ akan diberlakukan di seluruh negeri sampai tengah malam pada 8 Juli,” kata tentara Suriah dalam sebuah pernyataan yang dikutip media lokal.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Menanggapi itu, dalam pernyataan yang diunggah secara online,  koalisi pejuang Tentara Pembebasan Suriah (FSA) mengatakan setuju dengan gencatan senjata Idul Fitri. Namun menurut pernyataan FSA hingga kini pemerintah tak mematuhi pengumuman yang telah mereka buat. Sejumlah serangan menurut pernyataan masih berlangsung di sejumlah daerah.

“PBB khawatir dengan situasi di Aleppo, terutama terhadap 300 ribu orang yang terjebak di wilayah timur kota,” ujar wakil juru bicara PBB Farhan Haq di New York.

Haq menyinggung mengenai pertempuran hebat di sepanjang jalur Castello, satu-satunya rute ke Aleppo yang sebagiannya dikuasai pemberontak.

Lebih dari 60 warga sipil tewas oleh tembakan dan serangan udara di barat laut Suriah, beberapa jam sebelum berakhirnya gencatan senjata.

Dalam pada itu, di Kota Darkush dekat perbatasan Turki, setidaknya 22 warga sipil tewas dan banyak yang terluka dalam serangan udara.

Kepala SOHR, Rami Abdel Rahman mengatakan, antara yang tewas adalah anak-anak dan wanita.

“Kami tidak tahu siapa yang melancarkan serangan bersangkutan,” katanya.

Lebih 280.000 orang tewas dan jutaan lagi kehilangan tempat tinggal sejak perang saudara di Suriah meletus pada 2011.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadFSAgencatan senjatasuriahTentara Pembebasan Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WNI dan Warga Malaysia Sering jadi Korban Kejahatan di Kairo
Tulisan selanjutnya ISIS Tembak Helikopter Rusia, Dua Pilot Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?