Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Hukum Gantung 20 Penganut Sunni

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2016 17:16 5:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Agustus 2016 17:16
Bagikan
lustrasi: Lima orang digantung di Kota Mashhad, Iran
Bagikan

Hidayatullah.com–Iran menghukum gantung sekitar 20 tahanan Muslim Sunni yang dianggap terlibat serangan bersenjata. Mereka adalah narapidana yang dilaberli ‘teroris’  otoritas Iran Selasa lalu dengan vonis hukuman mati.

Para pelaku dituduh  terlibat dalam serangkaian serangan terhadap warga sipil serta pemimpin agama Iran khususnya di wilayah Kurdi, kata media negara itu.

Media pemerintah dikutip AFP melaporkan kelompok tersebut telah digantung pada hari Selasa (02/08/2016).

Mereka dianggap bertanggung jawab membunuh perempuan dan anak-anak dari tahun 2009 sampai 2011.

Iran, yang sebagian besar penduduknya adalah penganut Syiah, telah menghukum mati 977 sampai sejauh ini di tahun 2016, menurut organisasi hak asasi manusia, Amnesty International, dikutip BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok hak asasi manusia mengecam hukuman mati terbaru dengan mengatakan para terhukum menjalani pengadilan yang tidak adil.

Kelompok yang bermarkas di Amerika Serikat, International Campaign for Human Rights in Iran, menyatakan salah satu pria yang digantung adalah Shahram Ahmadi, yang mengatakan seluruh kasus terhadapnya berdasarkan pengakuan di bawah paksaan.

Tidak seorang pun dari keluarga terhukum diizinkan mengunjungi mereka sebelum digantung, kata organisasi tersebut.

Iran juga mengeksekusi mati seorang ilmuwan nuklir Iran yang ditahan sejak 2010 begitu kembali ke negerinya dari Amerika Serikat setelah pengadilan memvonisnya terbukti menjadi mata-mata untuk Washington, kata juru bicara pengadilan seperti dikutip Reuters.

Mohseni Ejei mengatakan pengadilan telah memvonis Amiri dengan hukuman mati dan vonis ini diperkuat oleh Mahkamah Agung Iran.

Amiri, peneliti dari sebuah universitas yang bekerja pada Organisasi Energi Atom Iran, raib sewaktu naik haji ke Arab Saudi pada 2009, dan kemudian muncul di Amerika Serikat. Dia kembali ke Iran pada 2010 untuk  menerima sambutan bak pahlawan sebelum kemudian ditangkap.

Sebelumnya, Kementerian Intelijen Iran mengeluarkan pernyataan yang merinci 24 kasus serangan bersenjata antara tahun 2009 sampai 2011 termasuk kejadian pemboman serta perampokan yang terpercaya didalangi oleh kelompok narapidana.

Amnesty menyatakan Iran adalah pelaku hukuman mati kedua di dunia pada tahun lalu setelah China yang mengeksekusi lebih 1.000 orang.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hukuman matiiransunni
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Dinilai Lebih Tepat Jika Menikah Dini
Tulisan selanjutnya Homoseksual: Penyimpangan Seksual yang Melintas Zaman [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?