Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bentrok Kembali Terjadi antara Anti Balaka dan Saleka di Afrika Tengah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 September 2016 05:34 5:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 September 2016 05:31
Bagikan
Aksi milisi Anti Balaka sedang melakukan tindakan kekerasan
Bagikan

Hidayatullah.com—Setidaknya enam orang tewas tewas dalam pertempuran antara kelompok pemberontak saingannya di akibat bentrok dua kelompok bersenjata Republik Afrika Tengah (CAR), kata misi penjaga perdamaian PBB di negara itu kepada BBC.

Pasukan penjaga perdamaian PBB mengatakan mereka telah ikut campur tangan menghentikan kekerasan lebih lanjut di Kota Kaga Bandoro, dekat tempat pembunuhan terjadi.

Sebelumnya, juru bicara kepresidenan Albert Mokpeme menyebut jumlah tewas 26 orang, namun hari Senin dikoreksi menjadi enam orang sesuai dengan hitungan PBB.

“MINUSCA (Misi PBB) hanya bisa memastikan pada tahap ini jumlah tewas enam orang,” kata juru bicaranya Herve Verhoosel seraya menambahkan bahwa bentrokan itu tengah diselidiki.

Herve Verhoosel juga mengatakan, MINUSCA menyesalkan hilangnya nyawa manusia dan mereka yang terluka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bentrok yang terjadi Jumat pekan lalu antara kelompok muslim Seleka melawan milisi anti-Balaka dari kelompok Kristen di dua kota di utara negara itu, yakni Ndomete dan Kaga Bandoro ini  merupakan pertumpahan darah terburuk dalam beberapa bulan terakhir di sebuah negara miskin yang  bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kekacauan politik.

Albert Mokpeme mengatakan peristiwa ini  bertempat di desa Ndomete, tidak jauh dari kota dari Kaga-Bandoro, sekitar 350 km (220 miles) utara ibukota Bangui.

Teroris Kristen Membunuh Lagi Puluhan Muslim Afrika Tengah

Anti-Balaka dibentuk pada 2013 sebagai jawaban atas penggulingan Presiden Francois Bozize oleh Seleka.

Konflik antara kelompok Seleka yang Muslim terhadap anggota milisi saingannya anti-Balaka yang Kristen sejak hari Jumat di Ndomete sebelum telah menyebar ke Kaga-Bandoro.

Kelompok teroris Kristen anti-Balaka makin merajalela pada September 2013, setelah kelompok Islam, Selaka, dilucuti oleh pasukan penjaga perdamaian dari Prancis. Sejak itu pembantaian dan genosida terhadap Muslim di Republik Afrika Tengah mengganas.

Tahun 2014, kelompok Anti Balaka sempat membunuh sedikitnya 70 orang Muslim di daerah pelosok di barat daya Republik Afrika Tengah, dengan menyuruh mereka berbaring di tanah talu ditembak satu persatu, kata para saksi Senin (24/2/2014) dilansir Associated Press.

Pemimpin komunitas Muslim di CAR, kepada Anadolu Agency pada bulan Februari 2014 menceritakan, sejak pecah konflik, setidaknya 67 masjid telah dihancurkan di seluruh negara yang dilanda perselisihan ini.

“Mereka menjarah seng masjid, kusen dan jendela,” Sherif Wadi, seorang saksi mata Muslim menggambarkan serangan sebagaimana laporan Amnesty Internasional.

Milisi Anti Balaka sedang menghancurkan sebuah masjid di Kota Bangui

Milisi Anti Balaka sedang menghancurkan sebuah masjid di Kota Bangui

Masjid Dirusak dan Dijarah pasca Relokasi Muslim Bangui

Seperti diketahui, Republik Afrika Tengah, dikenal memiliki cadangan uranium, emas dan berlian.

Namun Negara ini menderita krisis terbesar dalam setengah abad kemerdekaan khususnya sejak  2013 dimana terus jatuh dalam kubangan bentrok antarkomunal dan antar-agama yang semakin kentara sejak Presiden Faustin-Archange Touadera disumpah Maret tahun ini menyusul Pemilu yang luas dianggap sebagai jalan ke arah rekonsiliasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika Tengahanti balakaCARkristen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Menteri Agama Maftuh Basyuni Berpulang
Tulisan selanjutnya Lembaga resmi zakat MUI NU-Muhammadiyah Minta Pemerintah Perkuat Regulasi Pengelolaan Zakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?