Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Senator Prancis Bunuh Diri Jelang Sidang Kasus Korupsi Pernikahan Turis China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 April 2015 10:12 10:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 April 2015 22:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang senator dari Partai Sosialis Prancis telah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa menjelang persidangannya sebagai terdakwa kasus korupsi berkaitan dengan pernikahan wisatawan China di negeri mode itu.

Jean Germain, bekas walikota Tours, didakwa mengambil keuntungan secara ilegal dari bisnis perjalanan wisatawan China yang ingin mengulangi janji pernikahan mereka di kota tersebut.

Politisi berusia 67 tahun ini meninggalkan “surat perpisahan” yang didalamnya membantah segala tuduhan.

Kematian Germain mengejutkan kalangan politisi di Prancis.

Presiden Francois Hollande menyampaikan kesedihannya, sementera Perdana Menteri Manuel Valls mengatakan dirinya kehilangan “seorang teman” dan menegaskan bahwa Germain telah melakukan perubahan besar bagi kota Tours.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Persidangan hari Selasa (7/4/2015) ditangguhkan karena Germain tidak dapat hadir.

Berbagai laporan yang dilansir BBC menyebutkan bahwa bekas walikota itu ditemukan mati tidak jauh dari rumah kediamannya. Sumber-sumber kepolisian mengatakan kematian Germain diyakini akibat bunuh diri.

Menurut isi surat bunuh diri Germain yang diserahkan pengacaranya ke media Prancis, politisi tua itu tidak tahan dengan dakwaan yang dikenakan atas dirinya dan menilai tuduhan itu bermotif politik.

“Saya tidak pernah menggelapkan uang kota satu sen pun, atau memperkaya diri sendiri, dan saya selalu bekerja demi apa yang saya yakini sebagai yang terbaik untuk warga Tours,” tulis Germain.

Antara tahun 2007 dan 2011 ratusan turis asal negeri Tiongkok mengunjungi Tours dalam paket pariwisata pernikahan.

Pemilik perusahaan swasta pengatur perjalanan itu ditangkap tahun 2013 dan duduk di kursi terdakwa sebagai pelaku penggelapan.

Lise Han yang menjalankan perusahaan tersebut pada saat yang sama bekerja di Balai Kota Tours di bagian urusan pariwisata.

Paket wisata itu tidak termasuk upacara pernikahan sungguhan bagi wisatawan China tersebut. Mereka hanya difoto mengenakan pakaian pengantin dan berpose di depan gedung Balai Kota Tours.

Germain sebagai walikota ketika itu, bahkan ikut berpose bersama wisatawan dengan mengenakan pakaian dinas resminya.

Dia dituduh mengambil untung dari paket wisata itu dan menggelapkan uang rakyat.

Germain mengaku sama sekali tidak tahu tentang “kebohoongan dan manipulasi” yang dilakukan oleh Han, tetapi mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan, karena tidak mendeteksi kecurangan anak buahnya tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya halal kemenag Permintaan Produk Halal Dunia Akan Tumbuh 9,5 Persen Selama 6 Tahun
Tulisan selanjutnya Warga Rusia Pertingati 40 Hari Kematian Tokoh Oposisi Boris Nemtsov

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?