Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Ikut Deklarasikan Kesepakatan Standar Internasional Penggunaan Drone Militer

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2016 08:38 8:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Oktober 2016 08:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Empat puluh lima negara telah sepakat untuk menetapkan standar internasional penggunaan drone atau pesawat tanpa awak militer, tetapi tidak diikuti oleh negara-negara Prancis, Rusia dan China.

Dilansir Deutsche Welle, Jerman termasuk di antara 45 negara yang mengeluarkan deklarasi bersama hari Rabu (5/10/2016) terkait penggunaan dan ekspor drone militer.

Deklarasi itu, yang dirilis Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, mengajak masyarakat internasional untuk mengambil kebijakan transparan guna memastikan ekspor dan penggunaan drone militer dilakukan secara bertanggung jawab.

Deklarasi bersama “Export and Subsequent Use of Armed or Strike-Enabled Unmanned Aerial Vehicles (UAV) menyebutkan bahwa pengerahan atau penggunaan drone harus sejalan dengan hukum internasional konflik bersenjata serta HAM. Sementara ekspor harus sejalan dengan ketentuan ekspor mulitinasional yang sudah ada sekarang ini serta ketentuan nonproliferasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kesepakatan itu juga ditujukan untuk mencegah drone jatuh ke tangan kelompok pemberontak atau perlawanan, yang dapat memperparah konflik dan instabilitas, memfasilitasi terorisme dan kejahatan terorganisir.

Bersama Jerman, ikut mendeklarasikan kesepkatan itu adalah Inggris, Australia dan pastinya Amerika Serikat. Negara lainnya berasal dari Eropa, Afrika, Amerika Selatan dan Asia.

Namun, Prancis, Rusia, China, India dan Pakistan tidak ikut di dalamnya.

Selama ini negara yang dikenal paling sering menggunakan drone militer adalah Amerika Serikat, yang banyak mengerahkannya di Suriah, Iraq, Yaman, Pakistan, Afghanistan dan lainnya.

Data tahun 2015 yang dirilis Angkatan Udara Amerika Serikat menyebutkan bahwa drone-drone AS telah menembakkan lebih banyak senjata di Afghanistan dibanding pesawat konvensional (berawak), dan rasio kecenderungan penggunaannya terus meningkat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tatkala Marwah Kehilangan Marwahnya
Tulisan selanjutnya Jumat Ini, Pemuda Muhammadiyah Laporkan Ahok ke Polda Metro

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?