Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Kedudukan Wanita di Sisi Allah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 April 2024 11:14 11:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 April 2024 11:35
Bagikan
istri sholehah
ilustrasi
Bagikan

Siapapun wanita (dalam Islam) yang shalat lima waktu, berpuasa Ramadhan, menjaga kemaluan dan menaati suaminya, berhak masuk surga dari pintu yang ia suka, itulah kedudukan wanita di sisi Allah Swt

Hidayatullah.com | IMAN dan takwa memiliku keudukan penting di sisi Allah Swt. Allah Subhanahu Wata’ala bahkan telah menurunkan ayat yang menjelaskan kedudukan yang sama antara perempuan dan laki-laki di mata Allah selama dalam ketakwaan.

اِنَّ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمٰتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ وَالْقٰنِتِيْنَ وَالْقٰنِتٰتِ وَالصّٰدِقِيْنَ وَالصّٰدِقٰتِ وَالصّٰبِرِيْنَ وَالصّٰبِرٰتِ وَالْخٰشِعِيْنَ وَالْخٰشِعٰتِ وَالْمُتَصَدِّقِيْنَ وَالْمُتَصَدِّقٰتِ وَالصَّاۤىِٕمِيْنَ وَالصّٰۤىِٕمٰتِ وَالْحٰفِظِيْنَ فُرُوْجَهُمْ وَالْحٰفِظٰتِ وَالذّٰكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّالذّٰكِرٰتِ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا ۝٣٥innal-muslimîna wal-

“Sesungguhnya muslim dan muslimat, mukmin dan mukminat, laki-laki dan perempuan yang taat, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan penyabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kemaluannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, untuk mereka Allah telah menyiapkan ampunan dan pahala yang besar.” (QS: Al-Azhab : 35).

Apakah ampunan dan pahala ini khusus untuk laki-laki? Tidak!

Baca Juga

Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an

Itulah pandangan Islam yang memuliaakan wanita selama menjalankan perintah agamanya dan bertakwa kepada Allah Swt.

Ketika Allah menempatkan Adam ‘alaihissalam dan Hawa di surga, apakah Dia membedakan tempat dan rahmat-Nya antara Adam dan Hawa? Juga tidak.

وَقُلۡنَا يٰٓـاٰدَمُ اسۡكُنۡ اَنۡتَ وَزَوۡجُكَ الۡجَـنَّةَ وَكُلَا مِنۡهَا رَغَدًا حَيۡثُ شِئۡتُمَا وَلَا تَقۡرَبَا هٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُوۡنَا مِنَ الظّٰلِمِيۡنَ

“Dan Kami berfirman, “Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istrimu di dalam surga, dan makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada di sana sesukamu. (Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini, nanti kamu termasuk orang-orang yang zhalim!” (QS: Al Baqarah : 35).

Apakah larangan mendekati pohon Huldi itu hanya diberikan kepada Adam saja? Tidak kepada Hawa?

Ummul mukminat Ummu Salamah, salah satu istri tercinta Rasulullah ﷺ, pernah bertanya kepada Nabi ﷺ, sebuah pertanyaan: “Ya Rasulullah, aku belum pernah mendengar Allah bersabda tentang An-Nisa’ [wanita] yang berhijrah? “

Setelah itu Allah azza wajalla menurunkan ayat Ali Imran 195.

فَٱسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّى لَآ أُضِيعُ عَمَلَ عَٰمِلٍ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ ۖ بَعْضُكُم مِّنۢ بَعْضٍ ۖ فَٱلَّذِينَ هَاجَرُوا۟ وَأُخْرِجُوا۟ مِن دِيَٰرِهِمْ وَأُوذُوا۟ فِى سَبِيلِى وَقَٰتَلُوا۟ وَقُتِلُوا۟ لَأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ثَوَابًا مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلثَّوَابِ

“Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik.” (QS: Ali Imran : 195).

Begitu tinggi kepedulian para muslimah pada masa awal Islam dan betapa tingginya cita-cita mereka. Mereka mempunyai sifat berlomba-lomba dalam beragama, ingin mencapai derajat yang sama dengan laki-laki dalam ikhtiar di hadapan Allah swt.

Ayat di atas jelas sekali menempatkan perempuan pada kedudukan yang istimewa, mempunyai peranan yang besar dalam agama dan masyarakat.

Dalam Surat an-Nisa 124, Allah  berfirman;

وَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِنَ الصّٰلِحٰتِ مِنۡ ذَكَرٍ اَوۡ اُنۡثٰى وَهُوَ مُؤۡمِنٌ فَاُولٰٓٮِٕكَ يَدۡخُلُوۡنَ الۡجَـنَّةَ وَلَا يُظۡلَمُوۡنَ نَقِيۡرًا

“Dan barangsiapa mengerjakan amal kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dizhalimi sedikit pun.” (QS: An-Nisa: 124)

Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

“إِذَا صَلَّتْ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا؛ قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ”.

“Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau.” (HR. Ahmad dari Abdurrahman bin ‘Auf).

Wahai para muslimah…

Anda bukanlah barang taruhan dan bukan pula makhluk yang terabaikan, seperti yang dikehendaki musuh-musuh Islam, untuk merendahkan kedudukan perempuan, menghina kehormatan dan merendahkan harkat dan martabat perempuan melalui berbagai cara.

Sayyid Qutb pernah berkata: “Mengakui keagungan Allah berarti juga menambah nilai keagungan diri sendiri.”

Oleh karena itu, untuk memahami agama suci Islam hendaknya diawali dengan penanaman keyakinan yang teguh di dalam hati. Sehingga keyakinan yang benar akan terpancar penjabarannya melalui akhlak dan pandangan hidup.

Rasulullah ﷺ telah berhasil mendidik masyarakat Makkah yang sudah lama berada di zaman jahiliyah dengan menanamkan keyakinan Islam, mengajarkan mereka keyakinan yang benar akan ketuhanan – tidak ada Tuhan untuk patut disembah selain Allah Swt.

Semakin kita mengenal Allah, Tuhan yang sebenarnya, semakin kita mencintai agama ini. Hati menjadi lunak untuk menaati perintah-Nya dan merasa takut akan larangan-Nya.

Hal ini telah dibuktikan oleh para sahabat dan sahabat di zaman Nabi ﷺ yang rela mengorbankan apapun, harta dan nyawanya demi Islam.

Semoga para wanita yang lebih cerdas dan terpelajar di zaman yang serba canggih ini semakin memahami agama ini.*/Isma

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinekedudukan wanita dalam Islamperempuan MuslimWanita muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dongkrak Kebaikan Merata dengan Berkurban
Tulisan selanjutnya Misi Wajib Anggota Damkar Malaysia Kurangi Berat Badan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Berita
24 September 2026 09:52
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Lentera Hidup

Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

23 Juli 2026 10:42
Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?