Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WikiLeaks Ungkap Rencana Intervensi Rahasia AS di Suriah, Akses Internet Assange Dimatikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2016 19:43 7:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Oktober 2016 09:11
Bagikan
Daftar donasi kampanye pilpres Hillary Clinton dari bank-bank besar di Amerika Serikat.
Bagikan

Hidayatullah.com—WikiLeaks mengatakan Ekuador telah mematikan akses internet pendirinya, Julian Assange, menyusul dibocorkannya email Hillary Clinton yang antara lain menyebut tentang rencana intervensi rahasia ke Suriah.

Aktivis transparansi itu mendapatkan suaka di Kedutaan Ekuador di London sejak 2012 untuk menghindari ekstradisi.

Apakah akses internet Assange itu benar-benar dimatikan oleh pihak Ekuador dan apa motifnya, belum bisa dipastikan, lapor BBC Senin (17/10/2016). Seorang wanita yang menerima telepon di Kedutaan Ekuador di London berkata, “Saya tidak bisa memberikan informasi apapun.”

WikiLeaks sendiri tidak mengangkat telepon ketika dihubungi dan juga tidak membalas email yang dikirim kemarin. Namun, lewat Twitter WikiLeaks mengatakan pihaknya telah menyiapkan rencana kontijensi terkait masalah tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak Metropolitan Police di London pun menolak memberikan komentar.

Dari hasil peretasan terhadap akun email ketua tim kampanye pilpres Hillary Clinton, John Podesta, WikiLeaks berhasil mendapatkan banyak informasi menarik.

Tiga transkrip yang dirilis hari Sabtu lalu menyebutkan bahwa Clinton berpidato di depan orang-orang Goldman Sach, sebuah tudingan yang selama ini dibantah oleh pihak Hillary.

Menurut email tersebut, dalam sebuah konferensi Goldman Sach di South Carolina, Hillary Clinton mengungkapkan bahwa dia berencana melakukan intervensi rahasia di Suriah. Pernyataan Clinton itu dibuat pada tahun 2013 beberapa bulan setelah dia tidak lagi menjabat menteri luar negeri. Komentar Clinton itu merupakan jawaban atas pertanyaan dari Lloyd Blankfein, kepala eksekutif Bank Goldman Sach,.

Hillary Clinton mendapatkan bayaran $225.000 untuk memberikan ceramah di hadapan para pegawai bank itu, yang merupakan salah satu lembaga keuangan terbesar di dunia.

Tidak hanya itu, bahasa yang dipakai dalam email-email tersebut juga mengungkap hubungan sangat akrab antara Hillary Clinton dengan para pejabat bank di Amerika dan pengusaha besar di Wall Street .*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Cela Pewaris Nabi [1]
Tulisan selanjutnya 68 Penduduk Sipil Terbunuh oleh Serangan Tentara Bashar dan Koalisi Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?