Hidayatullah.om–Perdana Menteri Yaman Ahmad Obeid Bin Daghr menuduh Teheran melatih 6.000 petempur Houthi di Iran dan Libanon. Pernyataan itu datang dalam pertemuan pada Kamis di Riyadh dengan Dubes Prancis untuk Yaman, Christian Tsu, menurut Agensi Berita Resmi Yaman (SABA), Jumat (28/10/2016)
Bin Daghr menekankan bahwa “Pemerintah Yaman tidak mendukung perang tetapi milisi pemberontak Syiah Houthi (Hautsi) menjatuhkan hal itu pada semua penduduk Yaman ketika mereka memindahkan lengan mereka dari Saada ke seluruh provinsi, membunuh rakyat dan menghancurkan rumah-rumah”.
Dia menjelaskan bahwa perang itu tidak dimulai pada 26 Maret tahun lalu, menambahkan bahwa perang itu dimulai sejak Houthi mengangkat senjata melawan musuh politik mereka dan negara, dengan dukungan efektif dan jelas Iran. Kepala pemerintah Yaman itu menuduh pihak berwenang Irak mengirim para ahli dan melatih hampir 6.000 petempur Houthi di Iran dan Libanon.
Koalisi Saudi Hadang Rudal Balistik Syiah Houthi yang Berusaha Serang Makkah
Dia menunjuk bahwa nantinya dunia akan menyadari bahwa pemberontak Syiah Houthi merupakan sebuah masalah yang sebenarnya tidak hanya bagi Yaman tapi bagi wilayah itu dan dunia. “Kami sedang mencari perdamaian yang dapat bertahan berdasarkan inisiatif dan mekanisme eksekutif Teluk, resolusi Dewan Keamanan 2216 dan hasil dari dialog nasional”, Bin Dagher mengatakan.*/Nashirul Haq AR