Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Myanmar Bunuh 30 Etnis Rohingya dalam Aksi Kekerasan Terbaru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 November 2016 15:59 3:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 November 2016 15:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tentara Myanmar dilaporkan telah membunuh lebih 30 orang etnis Rohingya dalam gelombang terbaru kekerasan atas etnis Muslim.

Dalam sebuah pernyataan hari Senin (14/11/2016) militer melontarkan tuduhan sekitar 30 orang itu sebagai anggota “kelompok militan”.

Koran Global New Light of Myanmar melaporkan, sebanyak 22 orang didakwa sebagai penyerang bersenjatakan parang dibunuh di dekat Kampung Dar Gyi Zar.

Sabtu Lalu, pihak militer berkata, enam penyerang dan dua tentera terbunuh dalam serangan tentara Myanmar dengan helikopter tempur.

Pasukan militer dilaporkan telah mengepung kawasan perkampungan etnik Muslim Rohingya di utara Rakhine dan menghalangi lembaga bantuan kemanusiaan memasuki kawasan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keadaan ini menyebabkan wartawan sukar menetapkan berapa jumlah sebenarnya korban dalam kekerasan di kawasan tersebut.

Militer Myanmar dikabarkan telah membunuh belasan orang dan menangkap puluhan lainnya dengan alasan mencari penyerang. Pihak pemerintah mengeluarkan tuduhan, mereka adalah kaum “radikalis Rohingya” yang memiliki akses ke kelompok-kelompok asing bersenjata.

citra-satelit-dan-kebakaran

Sementara itu, portal berita BBC melaporkan, pemerintah Myanmar mengakui melepaskan tembakan di kawasan perkampungan yang dihuni etnis minoritas Muslim paling tertindas di dunia ini  dengan helikopter tempur.

Pengumuman pihak keamanan datang seiring laporan Human Rights Watch (HRW) mengenai citra satelit yang menunjukkan tiga desa etnis Muslim Rohingya dibakar  selama beberapa pekan menyebabkan lebih 400 rumah di tiga perkampungan Rohingya habis.

Gambar Satelit Jelaskan Lebih 400 Bangunan di Tiga Desa Etnis Rohingya Dibakar

Lembaga hak asasi manusia ini mendesak Myanmar mengundang PBB melakukan penyelidikan atas kehancuran 430 bangunan di tiga desa di distrik Maungdaw utara, yang terjadi pada 22 Oktober hingga 10 November lalu.

“Gambar satelit yang baru tidak hanya mengkonfirmasi kerusakan di desa Rohingya, tetapi juga menunjukkan bahwa itu lebih besar dari yang kita pikirkan”, ungkap Direktur HRW Asia Brad Adams.

Kerusakan terjadi di desa-desa Pyaung Pyit, Kyet Yoe Pyin, dan Wa Peik.

Etnis Muslim Rohingya adalah minoritas tanpa kewarganegaraan yang diposisikan sebagai imigran legal oleh nasionalis Buddha, meskipun mereka telah tinggal di Myanmar selama beberapa generasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Citra satelitdiskriminasi MuslimHRWHuman Rights Watchminoritas Muslimmuslim Rohingyamyanmarpemantau hak asasi manusiaRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bangkit Melawan Lupa: Negeri Melayu Patani Dibawah Jajahan Thailand
Tulisan selanjutnya 3 Hal Penyebab Melemahnya Iman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?