Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sogok Dokter dan Rumah Sakit, Bos GlaxoSmithKlein Diperiksa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Mei 2014 01:05 1:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Mei 2014 01:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi China menuding seorang petinggi perusahaan raksasa farmasi GlaxoSmithKline (GSK) memerintahkan para stafnya agar menyogok pejabat-pejabat rumah sakit supaya menggunakan obat-obatan produksinya, lansir BBC (14/5/2014).

Mark Reilly dan dua koleganya juga menjadi tersangka suap atas pejabat pemerintah di Shanghai dan Beijing, kata polisi.

Polisi telah menyerahkan kasusnya ke kejaksaan.

Pihak berwenang China bulan Juli 2013 mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki GSK dan menahan empat orang pejabat GSK China.

Reilly bersama dengan bos GSK China sebelumnya membangun “jaringan suap berskala besar”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Reilly diduga memaksa tim penjualannya untuk menyogok para dokter, pejabat rumah sakit hingga ratusan juta dolar.

Menurut keterangan polisi dalam konferensi pers, obat-obatan yang dijual GSK di China harganya jauh lebih tinggi dibanding obat sejenis buatan GSK yang dijual di negara lain. Terkadang harganya lebih tinggi tujuh kali lipat.

Meskipun pihak GSK China menyatakan bersedia bekerjasama penuh dengan aparat dalam masalah itu, namun polisi China menyatakan GSK berupaya menutup-nutupi perbuatan curangnya.

Reilly sempat meninggalkan China ketika penyelidikan dimulai Juli tahun lalu. Tetapi, dia kemudian kembali dengan alasan akan membantu polisi dalam penyelidikan kasus tersebut.

Pihak berwenang China di awal penyelidikan mengatakan, GSK memanfaatkan perusahaan travel dan konsultasi untuk menyalurkan uang suapnya selama beberapa tahun.

Tidak hanya di China, raksasa farmasi asal Inggris itu juga terjerat kasus serupa di Polandia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakyat Brazil Butuh Rumah, Bukan Stadion Sepakbola
Tulisan selanjutnya Pilpres Untuk Ekspatriat Mesir Dimulai Al-Ikhwan Serukan Boikot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Berita
11 September 2026 10:03
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Terbaru

  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?