Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kekhawatiran Produk Halal Ancam Ekspor Makanan Australia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2014 09:42 9:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Oktober 2014 09:42
Bagikan
Salah satu produk biskuit bersertifikasi halal di Australia
Bagikan

Hidayatullah.com-Halal Australia, salah satu dari 17 badan sertifikasi halal yang ada di Benua Kanguru, menyatakan kecaman terhadap produk bersertifikasi halal bisa mengancam kelangsungan ekspor produk makanan negara ini.

Halal Australia mengemukakan para konsumen dalam negeri lebih meributkan sertifikasi Halal ini, dibandingkan dengan kesalahan produk, misalnya pie yang tidak memiliki isi daging, atau misalnya ada potongan tali dalam produk sosis.

Sebuah perusahaan biskuit belum lama ini juga disoroti karena merilis biskuit dengan sertifikasi halal.

Kecaman dan kritikan semacam itu, menurut Halal Australia, berpotensi merugikan jutaan dollar nilai ekspor produk makanan Australia. Terutama ke negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Timur Tengah.

Halal Australia menjelaskan, ada kesalahpahaman di kalangan konsumen domestik di Australia mengenai apa itu produk halal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dikatakan, produk bersertifikasi halal sama sekali tidak ada kaitannya dengan terorisme.

“Kami dengan senang hati menjelaskan kepada pihak berkepentingan,” kata CEO Halal Australia, Dr Mohammad Khan dikutip ABC.

Kesalahpahaman mengenai produk halal, misalnya anggapan yang menyatakan bahwa prosesnya sangat brutal.

Padahal, menurut pengakuan Dr Andreas Dubbs, direktur Australian Chicken Meat Federation, proses penyembelihan ayam halal sama sekali tidak berbeda.

“Biasanya orang mengira ayam halal berarti ayam yang mengalami siksaan. Padahal yang membedakan, bahwa dalam prosesnya harus disaksikan seorang muslim. Itu saja,” katanya.

Ia mengakui, selama 10 tahun menjalankan bisnis ayam potong, yang berubah hanyalah persepsi publik. Proses penyembelihannya sama saja antara ayam biasa dan ayam halal.

“Semua hewan disembelih sesuai ketentuan kesejahteraan hewan yang berlaku di Australia. Tidak ada yang membedakan kecuali itu disaksikan oleh seorang muslim,” katanya.

Dr Khan mengatakan, riuhnya kecaman mengenai sertifikasi halal atas produk makanan Australia bisa berakibat serius bagi kalangan industri di Australia sendiri.

“Tanpa sertifikasi halal, bagaimana bisa kita mengekspor produk ke negara-negara tersebut,” katanya.

“Jika negara-negara ini mendengar bahwa Australia anti-halal, anti-Islam, mereka bisa meninggalkan kita. Percaya saja,” tambahnya.

Dikatakan, ada 123 rumah potong hewan di Australia. Jika mereka kehilangan pasar ekspor, tidak bisa dibayangkan akibatnya bagi mereka.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaislamMuslimsertifikasi halalterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syeikh As-Sudais: Jika Tak Diganggu, Islam Bersikap Toleran
Tulisan selanjutnya Kesetiaan Kaum Sufi terhadap Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?