Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mulai 2017 Sidik Jari Wajib Bagi Semua Orang Asing yang Tiba di Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 November 2016 06:36 6:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 November 2016 06:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil Menteri Dalam Negeria Rusia Aleksandr Gorovoy mengatakan kepada pers bahwa di tahun 2017 pengambilan sidik jari merupakan prosedur yang harus dilalui oleh semua orang asing yang tiba di wilayah Rusia.

“Kementerian Dalam Negeri akan mulai menerapkan proses pengambilan sidik jari yang diwajibakan bagi semua orang asing yang tiba di wilayah Rusia,” kata Gorovoy hari Kamis (24/11/2016) seperti dilansir RT. Pejabat itu juga mengatakan Kepolisian Rusia berterima kasih kepada semua kolega asingnya yang menunjukkan pengertiannya terkait program tersebut.

Di akhir 2014, Presiden Vladimir Putin menandatangani surat perintah tentang kewajiban registrasi biometrik bagi semua warga asing dan orang tanpa kewarganegaraan penerima visa masuk. Kebijakan itu dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum, termasuk pencegahan migrasi ilegal dan mencegah tersangka-tersangka teroris memasuki negaranya.

Surat perintah itu kemudian ditindaklanjuti oleh Kementerian Luar Negeri dengan memberlakukan kewajiban sidik jari bagi warga Rusia yang ingin masuk wilayah Uni Eropa sejak 2015.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa tahun sebelum surat perintah itu dirilis Putin, kepala Komite Investigasi Rusia (lembaga federal yang menangani kriminalitas serius) sudah pernah mengusulkan hal serupa, tetapi tidak ditindaklanjuti karena peralatan yang dibutuhkan di semua pintu perbatasan dianggap terlalu mahal.

Pada November 2014, anggota-anggota parlemen dari partai nasionalis populis LDPR merancang RUU yang mengharuskan pengambilan sidik jari bagi warganegara Rusia yang dianggap membahayakan keamanan negara. Para pendukung RUU itu berdalih, kebijakan tersebut akan membantu aparat penegak hukum dan masyarakat dengan tidak lagi diperlukannya berbagai macam kartu identitas dan secara signifikan memangkas peraturan yang banyak dan berbelit. Namun, RUU itu tidak pernah diloloskan parlemen.

Saat ini penegak hukum Rusia menggunakan Automated Fingerprint Identitfication System atau ADIS untuk menyimpan data terpidana kriminal dan personel militer.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratna Sarumpaet: Aksi 2 Desember Justru Menjaga Kebhinnekaan
Tulisan selanjutnya Peduli Rohingya, Murid SMP Islam Al-Madina Galang Dana di Semarang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?