Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengambil Gambar Kedutaan Israel di Kenya, 2 Warga Iran Didakwa Terorisme

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Desember 2016 09:03 9:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2016 09:03
Bagikan
PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Kenya Uhuru Kenyatta, saat Netanyahu mengunjungi Nairobi Juni 2016.
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua warga Iran dan seorang sopirnya warga Kenya, yang bekerja untuk Kedutaan Iran di Nairobi, hari Kamis (30/11/2016) didakwa mengumpulkan informasi untuk kebutuhan teroris setelah merekam gambar Kedutaan Israel.

Menurut dokumen dakwaan yang disampaikan pengadilan, Sayed Nasrollah Ebrahimi, Abdolhosein Ghola Safafe dan sopir Moses Keyah Mmboga “diketahui mengambil gambar video klip Kedutaan Israel … untuk penggunaan yang berhubungan dengan aksi terorisme.”

Ketiganya sedang berada di sebuah mobil milik Kedutaan Iran saat ditangkap hari Selasa (28/11/2016), kata dokumen pengadilan itu. Status diplomatik kedua warga Iran tersebut tidak diketahui.

Kedutaan Iran tidak menanggapi saat dimintai komentar, lapor Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Klien-klien saya menyatakan tidak bersalah dan telah ditahan oleh ATPU (Polisi Unit Anti Terorisme Kenya) untuk diinterogasi lebih lanjut,” kata pengacara Cohen Amanya kepada Reuters setelah ketiga terdakwa dihadirkan di pengadilan.

Jaksa Duncan Ondimu mengatakan kedua pria warga Iran itu sedang mengunjungi Kenya, tetapi dia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Beberapa tahun belakangan Kenya mengalami sejumlah serangan terorisme, yang kebanyakan dilakukan oleh militan etnis Somalia.

Tahun 2002, sebanyak 15 orang tewas ketika sebuah hotel di kota Mombasa yang dimiliki oleh orang Israel dibom. Kejadian itu hampir bersamaan dengan penembakan 2 misil yang nyaris mengenai sebuah pesawat jet Israel.

Di tahun 2013, sebuah pengadilan di Kenya memenjarakan dua orang Iran seumur hidup dalam dakwaan terorisme, termasuk kepemilikan bahan peledak. Hukuman itu dikurangi menjadi 15 tahun penjara di pengadilan banding.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GNPF MUI: Kita Hadir di Monas karena Panggilan Allah
Tulisan selanjutnya GNPF MUI: Aksi Bela Islam III tidak Hendak Jatuhkan Kekuasaan Siapa pun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?