Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Geert Wilders: Turki Tak Akan Diterima Jadi Anggota Uni Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Desember 2015 09:28 9:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Desember 2015 09:28
Bagikan
Anggota Parlemen Belanda, Geert Wilders.
Bagikan

Hidayatullah.com—Politisi sayap kanan-jauh asal Belanda, Geert Wilders, mengatakan kepada rakyat Turki “kalian tidak diterima di sini” dalam sebuah video berisi penentangannya terhadap keinginan Turki bergabung dengan Uni Eropa.

Dalam rekaman video berbahasa Inggris dilengkapi teks terjemahan bahasa Turki, yang diunggah ke internet pada hari Jumat (4/12/2015), seperti biasa Wilders bicara blak-blakan, “Pemerintah kalian membodohi kalian, sehingga kalian percaya bahwa suatu hari kalian akan menjadi anggota Uni Eropa. Well, lupakan itu.”

“Kalian bukan orang Eropa dan tidak akan pernah menjadi orang Eropa. Sebuah negara Islam seperti Turki tidak layak menjadi bagian dari Eropa,” kata Wilders seperti dikutip Reuters. “Kami tidak menginginkan lebih banyak Islam, justru mengharapkan berkurang. Jadi, Turki, menjauhlah dari kami, Kalian tidak diterima di sini.”

Seperti diberitakan sebelumnya, Turki telah mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa untuk menekan jumlah arus migran ke Eropa, dengan imbalan pemerintah Ankara akan mendapatkan bantuan dana 3 milir euro untuk pengungsi Suriah yang ada di Turki, warganegara Turki akan diperbolehkan melancong ke zona Schengen dengan bebas visa dan proses aplikasi Turki menjadi anggota UE akan dipercepat. [Baca: Uni Eropa dan Turki Sepakati 3 Miliar Euro Dana Penanggulangan Krisis Migran]

Video Wilders itu mengundang kecaman keras dari Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kita memiliki kebebasan berbicara, tetapi perkataan semacam ini, yang sangat dicela oleh segenap negeri dan seluruh penduduknya, sama sekali tidak dapat diterima, dan itu sama sekali tidak memberikan kontribusi untuk pemecahan masalah,” kata Rutte.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan Geert Wilders akan mendulang suara banyak di parlemen, jika digelar pemilu saat ini, sebab pamornya sedang naik. Partainya bisa jadi mendapatkan kursi lebih banyak dari 2 partai koalisi pemerintah saat ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antara Yahudi dan Syiah, Mana Lebih Berperan?
Tulisan selanjutnya FBI: Penembakan di San Bernardino California Kasus Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?