Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Donald Trump dan Wakil Putra Mahkota Arab Saudi Bertemu di Gedung Putih

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Maret 2017 06:48 6:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Maret 2017 06:48
Bagikan
Presiden AS Donald Trump dan Wakil Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Selasa (14/03/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pertemuan dengan Wakil Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih pada Selasa, 14 Maret 2017.

Pertemuan pertama antara Donald Trump dan Pangeran Mohammed bin Salman, wakil putra mahkota sekaligus Menteri Pertahanan Arab Saudi, setelah pelantikan presiden AS Januari lalu membahas peluang investasi di kerajaan serta upaya menghentikan perang yang terjadi di Suriah.

Dalam pertemuan tersebut juga diisi pembicaraan soal pandangan terkait Islam dan kebijakan imigrasi Donald Trump yang banyak mendapat kritik.

“Beliau juga mendengarkan klarifikasi dari Presiden Trump terkait pandangannya soal Islam,” kata Jared Kushner penasihat senior Donald Trump.

Baca: 12.500 Mahasiswa Saudi Lulus dari Universitas di Amerika

Pangeran Mohammed juga tidak menganggap kebijakan imigrasi Trump sebagai sesuatu yang sengaja untuk menargetkan negara Islam atau Islam secara keseluruhan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tak hanya itu, Pangeran Mohammed dan Donald Trump juga membicarakan soal pengalaman sukses Arab Saudi membangun sistem pengamanan perbatasan, mengingat Pangeran Mohammed juga merangkap sebagai Menteri Pertahanan Arab Saudi.

Yang dimaksud adalah perbatasan Arab Saudi-Iraq yang dinilai telah menekan aksi ilegal seperti penyelundupan.

Hadir dalam pertemuan itu Wakil Presiden AS Mike Pence,  Penasihat Senior Trump, Jared Kushner (yang juga menantu Donald Trump), Kepala Staf Reince Priebus serta pengarah strategis Steve Bannon.

Baca:  Pentingnya Kunjungan Raja Salman bagi RI dan Arab Saudi …

 Di kantor resmi presiden AS itu, keduanya hanya difoto oleh para wartawan dan tidak menerima pertanyaan.

Pangeran Mohammed yang berpengaruh itu dinilai sedang memimpin upaya Saudi membangkitkan kembali keuangan negara dengan mendiversifikasi perekonomian dari ketergantungan terhadap minyak mentah yang harganya sedang jatuh.

Mohammed juga merupakan salah satu penggagas rencana ekonomi Saudi tanpa ketergantungan minyak pada 2030. Ayahnya, Raja Salman, saat ini tengah berada di Jepang setelah sebelumnya ke Indonesia dalam rangkaian kunjungan kenegaraan.

Kehadiran Raja Salman di Jepang dalam rangka meningkatkan kerja sama ekonomi dan menawarkan investasi di Saudi, termasuk penjualan saham perusahaan minyak Saudi, Aramco.

“Pertemuan hari ini mengembalikan isu-isu ke jalur yang tepat dan membentuk perubahan besar dalam hubungan antara kedua negara dalam sisi politik, militer, keamanan dan ekonomi,” ujar penasihat senior Kerajaan Arab Saudi kepada Reuters.

Membahasa Keamanan Kawasan

Pertemuan Wakil Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Donadl Trump di Gedung Putih  juga diperkirakan membicarakan “peningkatan hubungan bilateral dan isu-isu regional yang menjadi kepentingan bersama.”

Di antaranya membahas masalaah Yaman dan penghentian perang di Suriah. Sebab sebelum ini, Raja Salman sempat menelpon Donald Trump pasca dilanti jadi presiden bulan Januari dan keduanya sepakat mendukung zona aman di Suriah dan Yaman.

Baca: Ulama Iran Sebut Arab Saudi sebagai “Musuh”

Sementara itu, analis asal Saudi Ali Shihabi kepada The Washington Times menilai, Poros Riyadh berharap bisa membalikkan apa yang mereka lihat sebagai pergeseran berbahaya di era Presiden Barak Obama, di mana berhubungan sangat hangat dengan Poros Teheran. Saudi dinilai ingin pengaruh Syiah bisa ditekan.

“Pangeran adalah benar benar di sini untuk menghidupkan kembali 50-tahun hubungan strategis antara Arab Saudi dan Amerika Serikat dan mencoba untuk membawanya ke tingkat yang baru, terutama terkait anti-terorisme, tetapi juga berkaitan dengan Iran,” ujar Ali Shihabi, pengusaha Saudi dan Ketua Yayasan Saudi, sebuah think tank  Washington yang baru dibentuk dan difokuskan pada geopolitik Timur Tengah.*

 

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Donald TrumpGedung Putihimigrasiinvestasi di kerajaan SaudiMenteri Pertahanan Arab Saudi hubungan bilateralMohammed bin Salmannegara Islampengaruh Syiahperang di Suriahperang di YamanPoros RiyadhPoros TeheransyiahSyiah di kawasanWakil Putra Mahkota Arab Saudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rambu ‘Awas Ada Yahudi’ di London Rupanya Karya Seni
Tulisan selanjutnya Kiprah NU dalam Merajut Ukhuwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?