Hidayatullah.com–Uni Eropa (UE) memblacklist empat perwira militer Suriah yang terlibat dalam penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil.
Keputusan tersebut menambah jumlah individu warga Suriah yang dikenai larangan perjalanan atau pembekuan aset karena terlibat dalam penindasan warga sipil sejak perang sipil meletus tahun 2011 menjadi 239 orang menurut pernyataan Uni Eropa.
“UE menambahkan empat orang tersebut atas keterlibatan mereka dalam penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil, sesuai dengan kebijakan UE untuk melawan proliferasi dan penggunaan senjata kimia”.
Baca: Ternyata Jerman pernah Jual Bahan Senjata Kimia ke Suriah
Sebanyak 67 entitas lainnya juga terdampak pembekuan aset, sementara UE juga menjatuhkan beberapa sanksi lainnya terhadap Suriah secara keseluruhan, termasuk embargo senjata dan minyak serta pembatasan investasi dan pembekuan aset bank sentral Suriah.
Baca: Adik Bashar, Maher al Assad, Terlibat Serangan Kimia di Suriah
Sanksi-sanksi tersebut terakhir diperpanjang pada Mei tahun lalu hingga Juni tahun ini.
“UE masih berkomitmen untuk menemukan solusi politik abadi bagi konflik di Suriah berdasarkan kerangka yang sudah disepakati PBB,” katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.
Uni Eropa juga membekukan aset 67 entitas dan beberapa tindakan-tindakan lain terhadap Suriah, termasuk pembatasan senjata api, pembekuan aset larangan investasi serta Bank Sentral Suriah.*