Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Ingin Perpanjang Misi NATO di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Desember 2019 19:43 7:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Desember 2019 19:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer hari Senin (2/12/2019) mengatakan bahwa negaranya ingin memperpanjang mandat keikutsertaan militernya dalam misi di Afghanistan.

Annegret Kramp-Karrenbauer (AKK), yang juga ketua partainya Kanselir Angela Merkel CDU, membuat pengumuman itu saat mengunjungi pasukan Jerman di Mazar-e-Sharif.

“Melihat konfisi sekarang ini, saya ingin mengatakan ada hal-hal yang menunjukkan bahwa apa yang telah kita lakukan, dan yang belum tuntas kita kerjakan, dapat dilanjutkan,” kata AKK seperti dilansir DW.

“Ini merupakan jalan panjang. Jalan yang sulit, tetapi kami melihat ada kemajuan yang dibuat sekarang ini,” imbuh AKK.

Militer Jerman (Bundeswehr) saat ini berada di Afghanistan bersama misi NATO Resolute Support, yang ditujukan untuk memulihkan stabilitas keamanan di negara itu. Mandat sekarang ini akan berakhir pada 31 Maret 2020, tetapi AKK sekarang bersikeras agar pasukan Jerman berada lebih lama di Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar 1.000 tentar Jerman saat ini ditempatkan di Kamp Marmal, sementara beberapa ratus personel lagi ditempatkan di beberapa lokasi lain di Afghanistan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat kunjungan kejutan ke pasukan AS dalam rangka hari Thanksgiving pekan lalu, di mana dia mengumumkan perundingan damai dengan Taliban sudah dibuka kembali.

Apabila perundingan tersebut sukses, maka dapat mengakibatkan 16.000 tentara NATO yang saat ini ditempatkan di Afghanistan ditarik, termasuk pasukan Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanJermanmiliterNATO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Inggris: 74 Terpidana Teroris Dibebaskan Lebih Awal, Salahkan Partai Buruh
Tulisan selanjutnya Ketua DPR: Amendemen Terbatas Jangan Melebar Tambah Masa Jabatan Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?