Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aktivis Muslim Malaysia Serukan Boikot Thailand

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2005 02:45
Bagikan
Bagikan

Senin, 17 Oktober 2005

 

Hidayatullah.com–Kelompok aktivis muslim Malaysia memang memprotes perlakuan Thailand atas penduduk muslim di selatan. Mereka menyerukan boikot terhadap produk Thailand. Hingga sekarang, hampir seribu orang tewas dalam konflik di Thailand Selatan itu.

Sementara itu, pemerintah Malaysia terus mengkritik pemerintah Thailand atas kekerasan di wilayah Thailand Selatan yang berbatasan langsung dengan wilayahnya.

Menlu Malaysia Syed Hamid Albar meminta agar Thailand bersikap dewasa dalam menyikapi seruan boikot yang dilancarkan aktivis Malaysia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

"Kita tidak boleh berpikiran sempit dan membahayakan hubungan ekonomi kedua negara setiap kita mengalami perselisihan di bidang politik. Kita semua harus bersikap dewasa," ujarnya.

Menurut dia, pemerintah Malaysia tak mendukung boikot tersebut, tapi tidak bisa menghentikannya. "Saya terkejut atas reaksi keras Thailand. Kita tidak bisa membatasi hak orang karena kita menerapkan demokrasi," tegasnya. Meski demikian, dia menegaskan bahwa dua produk yang diboikot tetap bisa masuk ke Malaysia.

Yang paling mengerikan adalah insiden Tak Bai ketika hampir 100 orang Muslim yang sedang berpuasa tahun lalu tewas ketika berdemo menuntut pembebasan warga yang ditahan. Mereka dihajar dan dilemparkan bertumpuk ke truk militer.

Dalam perkembangan lain, pemerintah Thailand meminta meningkatkan penjagaan di perbatasan kedua negara untuk menghindari lebih banyak warga selatan yang melarikan diri ke Malaysia. Hal itu disampaikan Wakil Mendagri Malaysia Noh Omar saat meresmikan tambahan patroli kemarin.

Dia menempatkan tiga kendaraan bersenjata untuk berpatroli di wilayah tersebut dan mencegah warga Thailand masuk ke Malaysia secara ilegal. "Saya yakin, jika Thailand melakukan hal yang sama, hasilnya akan jauh lebih baik," jelasnya seperti yang dikutip harian Bernama kemarin.

Penambahan tersebut dilakukan setelah 131 warga Thailand Selatan masuk ke negara bagian Kelantan, Malaysia, akhir Agustus lalu karena merasa tidak aman di wilayah Thailand. Saat ini mereka ditampung di negara bagian Trengganu dan tengah bersiap-siap bertemu pejabat Thailand.

"Masalah tersebut akan diselesaikan dalam Ramadan ini," ujar wakil PM Malaysia Najib Razak seperti yang dikutip harian the Star. Minggu lalu, Wakil PM Thailand Chidchai Vanasathidya berencana membicarakannya dengan Najib pada 25 Oktober nanti.(ap/afp/jp)
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habibie Bertemu Ormas-ormas Islam, Bicarakan Terorisme
Tulisan selanjutnya Masjid Ferhadiyan di Bosnia Dibangun Kembali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?