Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tim Investigasi Senat Amerika akan Menanyai Menantu Trump Soal Koneksi Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Maret 2017 09:56 9:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Maret 2017 09:56
Bagikan
Jared Kushner, pria Yahudi Penasehat Senior Gedung Putih dan menantu Donald Trump.
Bagikan

Hidayatullah.com—Investigasi yang masih berlangsung perihal keterkaitan kampanye pilpres Donald Trump dengan Rusia sekarang mulai bergulir ke orang-orang di kalangan keluarganya sendiri.

Komite Intelijen Senat AS ingin menanyai menantu Donald Trump yang juga menjadi penasihat kepresidennya, Jared Kushner, tentang kontaknya dengan pejabat-pejabat Rusia, lapor media-media di Amerika Serikat seperti dilansir Euronews Senin (27/3/2017).

Gedung Putih diberitahu awal bulan ini bahwa komite itu bermaksud menanyai Kushner perihal pertemuan-pertemuannya dengan Dubes Rusia Sergey Kislyak.

Pertemuan-pertemuan itu, yang terjadi pada masa transisi pemerintahan AS dari Obama ke Trump, termasuk pertemuan dengan pimpinan bank pembangunan milik pemerintah Rusia yang sebelumnya tidak dilaporkan, tulis New York Times.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sampai saat ini, Gedung Putih mengakui hanya ada satu kali pertemuan antara Kislyak dan Kushner, yang dilakukan di New York awal Desember 2016 yang juga dihadiri oleh Michael Flynn. Flynn menjabat penasihat keamanan nasional untuk Trump di pekan-pekan awal jabatannya sebagai Presiden AS. Kendati, setelah pertemuan itu, Kushner bertemu dengan Sergey Gorkov pimpinan Vnesheconombank, yang dijatuhi sanksi oleh Washington menyusul invasi Rusia atas wilayah Ukraina di Krimea.

Pekan lalu, Direktur FBI James Comey mengakui untuk pertama kalinya ke publik bahwa pihaknya melakukan penyelidikan aktif terhadap kemungkinan keterkaitan antara kampanye pilpres Trump dengan Rusia.

Selama kampanye pilpres Trump dan masa transisi pemerintahan sebelum mertuanya resmi menduduki kursi kepresidenan, Kushner berperan sebagai kepala tim yang bertugas melakukan kontak dengan pemerintah dan pihak-pihak asing, kata seorang jubir Gedung Putih.

Kushner bersedia memenuhi panggilan Komite Intelijen Senat sebab dia “ingin transparan,” kata jubir itu.

Tidak jelas kapan Kushner akan menghadap komite itu. Namun, menurut jadwal komite akan memulai sesi membahas masalah itu pada hari Kamis mendatang.

Jared Kushner menikah dengan putri Trump, Ivanka. Dia ditempatkan sebagai salah satu penasihat dan orang paling terpercaya di lingkaran dalam Presiden Trump.

Pria berusia 36 tahun itu sebelum masuk dalam tim inti kepresidenan Trump adalah pengusaha properti dan eksekutif media. Konon, laki-laki yang dilahirkan dari keluarga Yahudi dan setia dengan Yudaisme-nya itu memiliki pengaruh besar dalam kebijakan luar dan dalam negeri pemerintahan Trump, serta turut memutuskan siapa orang yang bakal dimasukkan dalam pemerintahan mertuanya.

Tidak hanya itu, dia merangkap sebagai diplomat bayangan, menjadi ketua penasihat Trump dalam hubungannya dengan China, Meksiko, Kanada dan Timur Tengah.

Dinas-dinas intelijen Amerika Serikat meyakini Rusia terlibat dalam peretasan dan gangguan internet di AS selama masa kampanye pilpres 2016 berlangsung. Menurut intelijen AS, banyak hacker dikerahkan atas perintah Kremlin guna mewujudkan kemenangan Trump atas Hillary Clinton, rivalnya dari Partai Demokrat yang galak terhadap Moskow.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mengusap wajah setelah berdoa Tak Putus Didoakan Ibu, Anak Bandel Berubah Drastis
Tulisan selanjutnya Ketua Umum MUI: Agama-Politik tidak Mungkin Dipisahkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?