Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Republik Ceko Tolak Pengungsi, Uni Eropa Peringatkan Sanksi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juni 2017 06:01 6:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juni 2017 06:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Komisi Eropa hari Selasa (6/6/2017 memperingatkan negara-negara anggotanya yang menolak memenuhi peraturan kuota pencari suaka dan memperingatakan bahwa ada sanksi yang segera akan diberikan pekan depan.

Peringatan itu dikeluarkan Uni Eropa setelah Republik Ceko mengatakan tidak akan menerima migran/pengungsi lagi dengan alasan keamanan, lapor Euronews.

Mendagri Ceko Milan Chovanec mengatakan hari Senin bahwa negaranya tidak akan menampung migran lebih banyak lagi sebelum ketentuan UE itu habis masa berlakunya pada September mendatang.

“Pemerintah menyetujui penangguhan sistem ini untuk Republik Ceko karena situasi keamanan yang memburuk dan malfungsi seluruh sistem relokasi.Pemerintah juga mendesak Kemendagri untuk mengakhiri semua aktivitasnya dalam hal ini. Itu berarti Republik Ceko tidak akan lagi berpartisipasi dalam relokasi migran yang datang dari Yunani dan Italia,” kata Chovanec.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Republik Ceko hanya menerima suaka beberapa puluh migran saja dari kuota 2.600 yang ditetapkan Uni Eropa, menurut berbagai laporan.

Polandia, Hungaria dan Slovakia juga menolak skema penampungan migran Uni Eropa. Negara-negara yang menolak menampung para migran dan pengungsi itu kebanyakan menggunakan retorika anti-Islam dan lebih memprioritaskan menerima migran atau pengungsi non-Muslim.

Ceko sendiri, meskipun berteriak-teriak menolak menerima pencari suaka, menyediakan tempat khusus untuk penampungan migran dan pengungsi orang Iraq yang beragama Kristen. Seperti pernah dilaporkan Irish Times tahun lalu (13/2/2016), Republik Ceko memberikan akomodasi bagi migran Kristen Iraq di Jihlava, yang berjarak sekitar 130km arah tenggara dari ibukota Praha. Tidak hanya itu, bahkan biaya hidup mereka ditanggung, dengan donasi dari Barnabas Fund (asal Inggris) dan donatur dari Ceko sendiri.

“Orang-orang di Republik Ceko tidak terlalu ramah dengan pengungsi, tetapi masyarakat secara umum menanggapi positif proyek ini,” kata Martin Frydll dari Generation 21, yayasan yang membantu relokasi orang Kristen Iraq di Ceko seperti dikutip Irish Times.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netanyahu: Pemboikotan terhadap Qatar Jadikan “Israel” Partner Bagi Arab
Tulisan selanjutnya DDII Minta Pemerintah Hentikan “Kriminalisasi” atas Tokoh-tokoh Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?