Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Qatar Syeikh Muhammad bin Abdurrahman Alu Ats Tsani menyatakan bahwa negaranya menolak segala macam bentuk intervensi politik luar negeri. Ia juga menegaskan bahwa langkah-langkah diplomasi merupakan prioritas utama bagi Qatar, demikian lansir Al Jazeera (8/6/2017).
Menlu Qatar juga menyampaikan di hadapan para wartawan bahwa Qatar tidak akan menyerah dan independensi politiknya tidak bisa ditawar-tawar.
Menlu Qatar juga menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah melihat serangan begitu kuat terhadap negaranya sebagaimana yang terjadi saat ini, meski dari pihak musuh.
Diberitakan sebelumnya bahwa Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab serta Mesir mengumumkan untuk memutus hubungan diplomasi dengan Qatar dan menuduh bahwa negara tersebut mendukung terorisme.
Kedatangan Pasukan Turki
Menlu Qatar juga menyampaikan bahwa kedatangan militer Turki ke Qatar adalah untuk menjaga kemanan wilayah Teluk. Sang menteri juga menyampaikan bahwa pihaknya menghormati kesepakatan pengaliran gas alam dengan Uni Emirat Arab dan ia juga menyampaikan bahwa Iran siap untuk menyuplai bahan pangan ke Qatar.*