Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sejarawan Minta UKP PIP Jangan Jadikan Sejarah untuk Kepentingan Politik

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Juni 2017 22:43 10:43 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Juni 2017 22:43
Bagikan
Ketua Umum Pemuda Persis, Tiar Anwar Bachtiar
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejarawan Tiar Anwar Bachtiar meminta agar Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang baru dibentuk pemerintah tidak menjadikan instrumen sejarah untuk kepentingan politik.

Hal itu, menurutnya, karena Pancasila berkaitan erat dengan sejarah.

Ia menjelaskan, dulu pada zaman Presiden Soeharto sejarah dijadikan alat politik dengan proyek penulisan buku sejarah yang dipimpin sejarawan Nugroho Notosusanto.

“Sekarang kelihatannya dibentuknya UKP-PIP ini mengarah ke sana, seandainya unit ini juga menggunakan sejarah sebagai instrumen untuk kepentingan politik tertentu, maka akan mengulang seperti Orde Baru lagi,” ujar Tiar pada sebuah diskusi kebangsaan di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Seandainya dugaan itu benar, terangnya, harus segera dicegah oleh para akademisi karena arah bangsa ini dinilai akan semakin awuran.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Itu akan semakin mempertahankan kebodohan bangsa,” imbuh Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) ini.

“Padahal saya kira instrumen pengetahuan seperti sejarah ini adalah bagian penting untuk mengawal arah bangsa, supaya lebih maju di masa yang mendatang dan lebih sesuai dengan karakternya,” tambahnya.

Sebelumnya, diketahui pembentukan UKP-PIP mengundang banyak tanya. Terutama ketika lembaga ini dinilai publik mirip dengan badan yang dibentuk di era Orde Baru, BP7.

Program dari BP7 atau Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila yakni mengkoordinasikan penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:buku sejarahkepentingan politikNugroho NotosusantoOrde BaruP4pancasilaPedoman Penghayatan dan Pengalaman PancasilaPresiden Soehartosejarahsejarah PancasilasejarawanTiar Anwar BachtiarUKP-PIPUnit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Qatar: Kita Tidak Akan Menyerah!
Tulisan selanjutnya Sekjen PBNU: Resolusi Jihad NU Wujud Pengamalan Pancasila

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?