Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi AS Mengatakan ‘Bunuh Mereka Semua’ setelah Serangan London

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juni 2017 13:17 1:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2017 13:17
Bagikan
Clay Higgins, perwakilan Partai Republik dari Louisiana
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat Kongres AS menyerukan perang dengan menyebut melawan “Horor Islam” sebagai respon terhadap serangan di London pada akhir minggu ini yang menyebabkan tujuh orang terbunuh dan 48 lainnya luka-luka.

Clay Higgins, perwakilan Partai Republik dari Louisiana  mengatakan di sosial media pada hari Ahad bahwa “dunia bebas … semua kekristen … berada dalam perang” dengan “kengerian Islam”. Dia mengakhiri postingnya dengan “bunuh mereka semua”, kutip Kantor berita Aljazeera Selasa (06/06/2017) .

Komentar tersebut menyebabkan kekhawatiran beberapa kelompok pada Senin dan meminta Higgins mengukur kata-katanya.

“Komentar anggota Kongres Higgins di sosial media hanya akan membuat api retorika anti-Muslim membesar, yang telah mencapai titik didihnya setelah pemilu 2016,” ujar, Heidi Beirich, Direktur Proyek Intelejen Southern Poverty Law Center, yang memantau kelompok-kelompok kebencian di AS, mengataka pada Aljazeera via email.

“Kata-kata memiliki konsekuensi dan, pada masa di mana kejahatan kebencian terhadap Muslim meningkat hingga 67 persen, pejabat terpilih kita seharusnya mengeluarkan pernyataan tentang persatuan dan bukannya fitnah,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Anggota Parlemen Australia Protes Pidato Pauline Hanson Anti Islam

Aljazeera menghubungi Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), organisasi advokasi sipil untuk mengomentari pernyataan Higgins.

Direktur Hubungan Pemerintah CAIR Robert McCaw mengatakan dia menginginkan klarifikasi siapa tepatnya umat Kristen yang Higgins percayai sedang dalam perang.

“Apakah dia merujuk pada kelompok teroris kriminal … atau dia memasukan semua Muslim pada pernyataannya?”

McCaw mengungkapkan ulang kekhawatiran Beirich bahwa komentar-komentar tersebut dapat berbahaya di saat AS sedang dalam “iklim kebencian”.

Baca:   Demo Anti Islam di Pinggiran Melbourne

Baru minggu lalu seorang supremasi kulit putih membunuh dua pria dan melukai satu orang lainnya yang membela dua pemuda Muslim,” dia menambahkan.

Perkataan McCaw merujuk pada serangan di Portland pada akhir Mei. Jeremy Joseph Christian, 35, diduga menusuk tiga pria yang melindungi dua wanita Muslim berumur 16 dan 17 di transportasi umum.

Christian menganggap dirinya seorang pembela kebebasan berpendapat dan telah terlihat di beberapa demonstrasi mendukung Presiden Donlad Trump, yang telah berulangkali berupaya menerapkan larangan perjalanan dari enam negara yang didominasi Muslim.

McCaw mengatakan CAIR berencana mengirimi Higgins surat terkait keprihatinan itu.

Bagaimanapun unggahan kebencian tersebut memicu kontroversi berbagai pihak, juga dari pemilih Higgins.

Kayla Cooley dari Lake Charles, Louisiana, menyebut pernyataan tersebut “tidak dapat diterima … Aku tidak mendukung retorika teroris, rasis ini,” katanya. Sementara yang lain mendukung pernyataan Higgins.

Higgins belum merespon permintaan untuk berkomentar yang diajukan oleh Aljazeera.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti Islamanti-MuslimBunuh MuslimClay HigginsKongres ASpartai RepublikPolitisi AS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya lira dolar Isolasi Qatar Tak Sesaikan Krisis, Erdogan Desak Negara Teluk Cabut Embargo
Tulisan selanjutnya Taqwa: Infaq dan Istighfar di Waktu Sahur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?