Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qatar Berterimakasih Atas Dukungan Turki Selama Isolasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Juli 2017 17:26 5:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juli 2017 17:26
Bagikan
Presiden Recep Tayyop Erdogan dan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa al-Tsani
Bagikan

Hidayatullah.com–Qatar menyampaikan rasa terimakasih dan bersyukur atas dukungan Turki selama masa krisis diplomatik  dengan Negara-Negara Teluk yang dimulai awal bulan Juni, ujar Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammad bin Abdurrahman Al-Thani mengatakan hari Kamis.

Qatar mengatakan, Turki selalu memiliki hubungan yang kuat dan awet dengan Qatar tetapi hubungan itu tidak membuat hubungan Ankara dengan negara Teluk lainnya rusak, ujar al-Thani mengatakan pada sebuah panel diskusi di ibukota AS yang berfokus pada bagaimana menyelesaikan krisis itu.

“Turki telah mendukung Qatar dengan rantai suplai karena blokade yang telah diberlakukan, dan mendesak pihak-pihak yang terkait untuk menyelesaikan dengan dialog,” katanya dikutip Anadolu Agency.

Baca: Persatuan Ulama Internasional Berterimakasih Peran Turki dalam Konflik Internal Arab

Seperti diketahui Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab tiba memutuskan hubungan dengan Qatar pada 5 Juni 2017 dengan menuduh pemerintahan Doha mendukung terorisme.

Doha menyangkal tuduhan itu dan telah menolak sebuah daftar berisi 13 permintaan yang diterimanya dari empat negara jika ingin memperbaiki hubungan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Turki Siap Memfasilitasi Negara yang Berseteru dengan Qatar

Al-Thani mengatakan banyak pernyataan mengenai Qatar tidak berdasar dan negaranya siap untuk berbicara dengan negara tetangganya untuk menyelesaikan masalah itu.

“Selama itu tidak melanggar kemerdekaan kami dan kedaulatan nasional kami, kami siap untuk duduk dengan tetangga-tetangga kami dan membicarakan semua masalah itu,” Al-Thani mengatakan. “Krisis itu harus diakhiri dengan solusi politik oleh aktor-aktor internasional yang berpatisipasi.”

Dia menyebut pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat  Rex Tillerson “sangat produktif”, tiga minggu setelah AS menyuarakan kebingungannya mengenai embargo dukungan Saudi terhadap negara kecil itu.

Al-Thani percaya Tillerson bekerja keras untuk menyelesaikan krisis itu dan berharap upaya-upaya tersebut akan berhasil.*/Nashirul Haq AR

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-QaidahAmerika Serikatarab saudiblockade QatarHizbullahIkhwanul MusliminJabhah Fath SyamKrisis Diplomasi QatarMenteri Luar Negeri Amerika SerikatNegara ArabNegara telukpenutupan AljazeeraQatarRex TillersonterorismeTurkiTV AljazeeraUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Izinkan Iran Dirikan Konsulat Haji Sementara
Tulisan selanjutnya Buku Baru Ungkap Alasan Di Balik Persekutuan Iran-Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?