Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putra Mahkota Arab Saudi Terima Tokoh Syiah Iraq Moqtada Al-Sadr

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2017 06:23 6:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Agustus 2017 06:23
Bagikan
Pangeran Mohammad Salman - Moqtada al sadr
Bagikan

Hidayatullah.com—Tokoh Syiah Iraq Muqtada al-Sadr tiba di Arab Saudi pada hari Ahad dan diterima Putra Mahkota Mohammad bin Salman, dalam kunjungan pertama kali setelah hampir 11 tahun.

Pada saat kedatangannya, Sadr disambut oleh Menteri Luar Negeri Saudi untuk Urusan Teluk, Thamer Al-Subhan.

“Kami sangat senang dengan apa yang kami temukan sebagai terobosan positif dalam hubungan Saudi-Iraq, dan kami berharap ini adalah awal dari penyelesaian perselisihan sektarian di wilayah Arab-Islam,” sebuah pernyataan dari kantor Sadr mengatakan dikutip Al Arabiya.

Selain bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman, tokoh Syiah berpengaruh di Iraq ini juga melakukan pertemuan dengan pejabat lainnya.

Baca: Pengikut Muqtada Al Sadr Tuntut Kesejahteraan

Iraq berada di garis patahan antara kekuatan Syiah Iran dan negara-negara kekuatan Sunni yang selama ini terlibat konflik sektarian. Iran dan Saudi sendiri hingga kini masih berseteru setelah kedua negara memutuskan hubungan diplomatik beberapa bulan lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Iraq dan Saudi bulan lalu mengumumkan bahwa mereka membentuk dewan koordinasi untuk meningkatkan hubungan strategis sebagai bagian dari usaha untuk menyembuhkan hubungan yang bermasalah di antara tetangga Arab.

Arab Saudi telah membuka kembali kedutaan besarnya di Baghdad pada tahun 2015 setelah 25 tahun vakum. Pada bulan Februari, Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir juga melakukan kunjungan langka ke Baghdad.

Baca: Pemimpin Syiah Iraq Desak Bashar al Assad Mundur

Al-Sadr, merupakan putra keempat seorang Syiah, Mohammed Sadeq al-Sadr dan menantu dari Muhammad Baqir al-Sadr,  yang memiliki pengikut besar di Baghdad dan kota-kota selatan Iraq termasuk milisi Saraya al-Islam.

Menurut laporan SPA, al-Sadr bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman untuk mendiskusikan isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.

Tokoh Syiah ini juga pernah membuat seruan yang meminta Presiden Suriah Bashar al-Assad yang didukung Iran dan Suriah segera turun. Padahal, pendukung Bashar banyak para milisi Syiah yang dikirim dari dari Iran dan Libanon.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iraqMohammad bin SalmanMoqtada al SadrPutra Mahkota Arab SaudiSaudi-IraqsyiahSyiah IraqThamer Al-Subhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sri Lanka Negara Asia Pertama Masuk Perangkap Utang China
Tulisan selanjutnya Raja Maroko Ampuni Lebih 1000 Demonstran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?