Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qatar Kirim Keluhan Resmi ke WTO Atas Boikot Saudi CS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2017 13:33 1:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2017 13:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Qatar telah membuat pengaduan resmi pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait aksi boikot perdagangan yang dikenakan oleh Arab Saudi cs (Bahrain, Uni Emirat Arab) terhadap negara semenanjung itu.

Direktur WTO untuk Qatar, Ali Alwaleed al-Thani mengatakan, pihaknya juga meminta konsultasi untuk membahas dan menjelaskan kewajaran langkah-langkah tersebut terhadap Doha dan menemukan cara untuk membuatnya sesuai dengan komitmen mereka.

Al-thani menyebutkan, Qatar meminta kepada WTO untuk memfasilitasi proses konsultasi dan negosiasi atas kebijakan tiga negara Teluk Arab tersebut.

Baca: Penerbangan dan Harga Minyak Terganggu dalam Kasus Qatar

Dengan pengajuan keluhan oleh Doha ini, secara otomatis akan mengaktifkan tenggat waktu 60 hari kepada Arab Saudi, Bahrain dan UEA untuk menghadapi ancaman tuntutan hukum dri WTO.

“Kami akan meminta dialog untuk negosiasi dan ini adalah bagian dari strategi WTO untuk berbicara dengan anggota terkait sekaligus untuk mendapatkan lebih banyak informasi tentang tindakan ketiga negara itu kepada Qatar,” kata al-Thani, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (01/08/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara-negara yang meluncurkan pembatasan atas Qatar itu sebelumnya memberitahu WTO bahwa mereka akan merujuk keamanan negara untuk membenarkan tindakan mereka terhadap Qatar.

Doha dalam keluhan yang dikirimkan menyebut upaya paksaan isolasi ekonomi dari semua negara terlibat.

Pembatasan yang diterima Qatar meliputi perdagangan (termasuk larangan perdagangan melalui pelabuhan Qatar), dan perjalanan oleh warga Qatar, pemblokiran layanan digital Qatar dan situs web, penutupan perbatasan maritim dan larangan penerbangan yang dioperasikan oleh pesawat Qatar.

Baca: Qatar Bantah Keempat Negara Arab Telah Buka Jalur Penerbangan

Namun, keluhan itu tidak termasuk Mesir, negara keempat di antara negara yang memboikot.

Meskipun Mesir memotong hubungan diplomatik dengan Doha, namun Kairo tidak mengusir warga Qatar atau meminta warga Mesir meninggalkan negara itu.

Draft keluhan Qatar terhadap Arab Saudi dan UEA masing-masing mencapai delapan halaman, sementara dokumen untuk  Bahrain mencapai enam halaman.

Sebelumnya, Qatar juga mengaku siap mengunakan cadangan dana nasionalnya yang mencapai US$340 miliar, guna mengatasi kebijakan isolasi dari negara-negara Teluk Arab lainnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiDohaGACAKrisis Diplomasi QatarNegara ArabNegara telukOtoritas Penerbangan Qatar menyangkalOtoritas Penerbangan SaudiPenerbangan QatarQatarUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kloter Pertama Jamaah Haji Iran Tiba di Arab Saudi
Tulisan selanjutnya China Resmi Buka Pangkalan Militer Luar Negeri Pertama di Djibouti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?