Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Berencana Buat Rumah untuk Umat Islam Arakan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2017 10:03 10:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Oktober 2017 09:57
Bagikan
muhammadiyah aid
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki berencana akan membangun  24 ribu dari 84 ribu rumah bagi Muslim Arakan di Bangladesh.

Biaya 53 rumah tinggal ini akan dibangun atas kontribusi para pekerja Turkish Aerospace Industries (TAI) Turki, kutip TRT World.

Kampanye amal ini diselenggarakan di seluruh Turki untuk akomodasi yang akan dibangun dan untuk bantuan materi hidup yang akan disampaikan.

TAI juga menciptakan sebuah kampanye dan telah mengumpukkan 348.000 Lira Turki.

Baca: Turki Kirim 1000 Ton Bantuan Permulaan ke Rohingya

Bantuan  tersebut disumbangkan ke Bulan Sabit Merah Turki untuk pembangunan rumah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tolak Bahas Rohingya

Sementara itu, mosi Turki di Majelis Parlemen Dewan Eropa (PACE) untuk menggelar pertemuan darurat untuk membahas krisis Rohingya di Myanmar telah ditolak.

Dalam sesi pembukaan di Strasbourg, Pejabat Presiden Roger Gale mengatakan bahwa usulan delegasi Turki ditolak oleh Biro Majelis.

Sementara Turki ingin membahas aksi kekerasan oleh pemerintah Myanmar terhadap Muslim Rohingya, PACE justru sepakat untuk menggelar pertemuan untuk membahas Referendum Catalonia dan undang-undang pendidikan baru di Ukraina, kutip Anadolu Agency.

Baca: Isteri Presiden Erdoğan Kunjungi Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Menurut PBB, operasi militer di Rakhine, Myanmar, telah mengakibatkan sebanyak 515.000 Rohingya mengungsi ke Bangladesh.

Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hasan Mahmood Ali menyebutkan bahwa sekitar 3.000 Rohingya tewas dalam operasi tersebut.

PBB menyebut Rohingya sebagai kaum paling teraniaya di dunia yang telah menderita karena sejumlah serangan sejak meletusnya kekerasan komunal pada 2012.

Aksi kekerasan militer juga disebut staf PBB sebagai ‘contoh buku teks pembersihan etnis’.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arakanetnis Muslim Rohingyakrisis makananMiliter BurmaMuslim Arakanmuslim RohingyamyanmarOKIOperasi Pembersihan etnisPBBpembakaranpembersihan etnispenyelidik hak asasi manusiaRakhineRohingyaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MAL ke IX PPI Libanon Pilih Hamid Hodir Sebagai Ketua Periode 2017-2018
Tulisan selanjutnya Bank Muamalat, Masjid, dan Kebangkitan Ummat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat

Berita
28 Juli 2026 20:00
Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab
Mahfud MD Dukung Rekomendasi MUI, Sebut Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU
Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad

Terbaru

  • Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq
  • Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
  • Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’
  • Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?